Yamaha

Kota Cimahi Belum Punya Perda Tata Ruang

  Kamis, 27 Februari 2020   Tri Junari
Ilustrasi -- Tata Ruang Kota. (iStockphoto)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Meski sudah berusia 18 tahun, Kota Cimahi ternyata belum memiliki Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang (Perda RDTR). Dokumen yang ada soal RDTR baru berbentuk materi teknis, dan belum disahkan menjadi produk aturan.

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Amy Pringgo Ramdhani mengungkapkan, RDTR Kota Cimahi sebetulnya sudah diproses sejak tahun 2013. 

AYO BACA : Tambah Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Cimahi Ambil Alih Fasos Fasum

Namun karena banyak dinamika, seperti adanya perubahan kebijakan secara nasional dan daerah yang harus dimuat, akhirnya proses Perda RDTR tertunda.

"Kalau Cimahi RDTR sudah ada, hanya belum dibuat Perda. Materi teknisnya sudah siap. Kendalanya adanya perubahan kebijakan nasional sehingga harus menyesuaikan dengan kebijakan tersebut," jelas Amy saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (27/2/2020).

AYO BACA : Dinas PUPR Kota Cimahi Gelontorkan Rp150 Juta Perbaiki Jalan Mahar Martanegara

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kemen ATR/BPN) sendiri menyebutkan, banyak kabupaten/kota yang belum memiliki RDTR. Ternyata salah satunya Kota Cimahi yang sudah sejak tahun 2001 menjadi daerah otonom.

Rencananya, RDTR sendiri masuk dalam poin pembahasan Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja yang tengah dibahas pemerintah pusat dengan DPR RI. Kebijakan itu disebut sebagai upaya percepatan investasi.

Dikatakan Amy, tahun 2020 ini pihaknya menargetkan RDTR Kota Cimahi sudah berbentuk Perda. Prosesnya saat ini hanya tinggal menunggu persetujuan dari Pemprov Jabar dan pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN.
 
"Kita sudah bahas dari tahun sebelumnya. Hanya tinggal persetujuan dari provinsi atau dari pusat. Sedang kita kejar," sebutnya.

Setelah ada Perda RDTR, Amy berharap iklim investasi diharapkan jadi lebih cepat dan mudah. Sebab, semua yang menyangkut tata ruang sudah terakomodasi dalam Perda tersebut.

"Hanya hati-hatinya jangan sampai kemudahan ini, investor mengabaikan kaidah administrasi dan lingkungan," katanya.

AYO BACA : Pemkot Cimahi Akan Bangun Terowongan 850 Meter di Jalan Sriwijaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar