Yamaha

Persib Butuh Rp400 Miliar untuk Kelola Stadion GBLA

  Rabu, 26 Februari 2020   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Potret kondisi stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, Selasa (16/7/2019). Terbengkalainya stadion tersebut akibat kurang perawatan yang mengakibatkan beberapa fasilitas mengalami kerusakan ringan hingga kerusakan berat. (Kavin Faza/Ayobandung.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) masih menaruh minat untuk mengelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markas Maung Bandung musim 2020. Komisaris Persib Umuh Muchtar mengatakan, Direktur Utama PT PBB Glenn Sugita sedianya sudah menyiapkan dana mencapai Rp400 miliar.

"Pak Glenn pernah bicara waktu itu (diperlukan) sampai Rp400 miliar tidak sedikit. Semua akan dirombak dan diperbaiki waktu itu. Tapi sekarang tidak tahu ya, waktu itu sangat positif dan Pak Glenn sudah sangat semangat waktu itu," kata Umuh.

AYO BACA : Indra Thohir: Persib Jangan Pindah Homebase Apapun Kondisinya

Terkait pengelolaan GBLA, Umuh mengatakan, ada beberapa rencana yang ingin dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penonton. Salah satunya dengan melakukan perbaikan besar-besaran untuk menjadikan stadion berkapasitas 38.000 kursi itu berstandar internasional.

"Rp400 miliar bukan sedikit karena udah didaftarkan juga dan semua udah. itu atap mau ambles jadi itu yang akan disuntik. Kalau untuk tempat duduk semua itu aman," katanya.

AYO BACA : Resmi! Ini Daftar 26 Pemain Persib untuk Liga 1 2020

Umuh menilai, Pemkot Bandung selaku pengelola Stadion GBLA akan sangat diuntungkan jika Persib mengambil alih pengelolaan stadion. Umuh juga mengatakan, perbaikan ini akan dilakukan menyeluruh untuk area stadion.

"Ya ini kan kalau Rp400 miliar udah bukan sedikit, semua udah dihitung kemarin udah dihitung semua pokoknya akan mewah akan tatap internasional sesuai dengan lapang klub Eropa. Nanti Pemkot tidak akan mengeluarkan biaya apapun tapi tetap akan mendapatkan keuntungan dari PT (PBB), sudah diperhitungkan nanti PT berapa dari Pemkot berapa per bulan pengeluaran. Tapi nanti kan hilang semua malah Pemkot akan mendapat keuntungan," ucapnya.

Di sisi lain soal durasi pengelolaan GBLA, Umuh berharap Pemkot Bandung menyerahkannya minimal 10 tahun. Pasalnya dengan durasi kontrak tersebut PT PBB akan leluasa mengelola GBLA.

"Mungkin kalau bisa bukan per tahun, per tahun untuk biaya perawatan semua kan ditanggung sama PT. Tapi kita minimal 10 sampai dengan 15 tahun mungkin tiap tahun untuk pembayaran sewanya," ujarnya.

AYO BACA : Penampilan Baru Jersey Persib Bandung Musim 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
-->

   Komentar