Yamaha

8 Bulan Jadi TKW di Arab Saudi, Warga Padalarang Depresi

  Selasa, 25 Februari 2020   Tri Junari
Kulsum (44), TKI asal Bandung Barat yang bekerja di Arab Saudi mengalami depresi berat. (istimewa)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Selama 8 bulan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi, Kulsum (44) warga Kampung Cipadang Manah RT 001 RW 016, Desa/Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami depresi berat.

Wanita kelahiran 30 Maret 1976 ini bekerja sebagai pembantu rumah tangga ini diduga depresi setelah mengalami kendala bahasa. Ia berangkat secara ilegal di fasilitasi sponsor dari Cianjur sehingga tidak dibekali keahlian apapun.

"Selama delapan bulan di Arab Saudi, dia tiga kali pindah majikan. Terakhir kabarnya, dia mengurus orang stres," kata anggota DPRD KBB, Nur Djulaeha kepada di Padalarang,  Selasa (25/2/2020).

Anggota DPRD KBB dari Fraksi PKS ini menerima laporan dari warga tentang nasib Kulsum yang mengalami depresi berat. Kemudian dia berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  KBB.

AYO BACA : Dinsosnakertrans KBB Cari Alamat TKI Melahirkan di Toilet Qatar Airways

"Alhamdulillah pihak Disnakertrans KBB responsif dan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk memulangkan Kulsum," kata Nur.

Pihak keluarga di Padalarang sangat berharap Kulsum secara dipulangkan ke Indonesia. Mereka khawatir dengan kondisi Kulsum yang mengalami depresi jauh dari keluarga. 

Terpisah, Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat Sutrisno membenarkan ada warga Kabupaten Bandung Barat yang menjadi TKI di Arab Saudi mengalami depresi. Dia berangkat ke luar negeri melalui sponsor dari Kabupaten Cianjur. 

"Kulsum berangkat ke Arab Saudi secara ilegal. Karena tidak mendapat bekal pengetahuan untuk bekerja di Arab Saudi, seperti bahasa sehingga selama bekerja mengalami kendala bahasa. Hal itulah yang membuatnya mengalami depresi," kata Sutrisno. 

AYO BACA : Warga Purwakarta Ungkap Ibunya Sulit Pulang Setelah Jadi TKI di Arab Saudi

Sekalipun keberangkatannya secara ilegal, lanjutnya, namun pemerintah tetap memberikan perlindungan bagi warga negaranya.

"Kami tidak melihat itu ilegal atau legal, yang jelas dia butuh segera mendapat pertolongan. Makanya kita segera tangani," tandasnya. 

Setelah melalui jalur diplomatik, akhirnya Kulsum dipulangkan ke Indonesia dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (21/2/2020). Setiba dari bandara langsung dibawa ke RS Kramat Djati Polri, Jakarta. 

"Hari ini, tim dari Pemkab Bandung Barat, terdiri dari Disnakertrans,  Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial berangkat ke Jakarta untuk membawa pulang Kulsum. Kami berangkat dengan menggunakan tiga mobil, satunya ambulans. Pihak keluarga ingin Kulsum dibawa ke Padalarang supaya mudah merawatnya," ujarnya. 

Rencananya Kulsum akan akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa  (RSJ) Provinsi Jawa Barat yang berada di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 

"Dia kan masih harus ditangani secara medis, tidak bisa dibawa pulang ke rumah. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak RSJ untuk booking kamar," tuturnya.

AYO BACA : Kepulangan TKI Cianjur dari Arab Saudi Belum Temui Titik Terang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar