Yamaha

Gerombolan Begal 'Cibeber Team' Beraksi di Batujajar, Rampas HP dan Sabet Korban Pakai Celurit

  Senin, 24 Februari 2020   Tri Junari
Kapolsek Padalarang Kompol Supriat didampingi Kanit Reskrim Iptu Yasmin Badruzzaman menunjukan barang bukti kasus begal, , Senin (24/2/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

BATUJAJAR, AYOBANDUNG.COM -- Gerombolan bermotor menamakan diri 'Cibeber Team' ditangkap Polisi setelah kedapatan melakukan aksi kriminal perampasan ponsel dan melukai korbannya dengan senjata tajam jenis celurit di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Para pelaku yang totalnya berjumlah 8 orang kini mendekam di balik jeruji besi dan dijerat Pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan hingga terancam penjara 9 tahun.

Mereka adalah MF (18); TA (19); CS (20); RK (20); AM (23) semuanya warga Cibeber, Cimahi; KS (20) warga Cisarua, Padaasih, KBB; RW (19); dan AB (17) warga Leuwigajah, Cimahi. 

Aksi perampasan gerombolan begal ini menimpa korban Suheri Tjandinegara (23), Mochamad Khadafi (23), dan Yogi Muhamad (23) di di depan salah satu rumah makan Padang di kawasan Jalan Raya Batujajar, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, KBB, Minggu (9/2/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Kejadian ini berawal saat ketiga korban sedang nongkrong di tempat kejadian perkara, kemudian melintas kedelapan pelaku menunggangi motor mengepung korban berdalih meminta rokok.

Akan tetapi, setelah itu pelaku mengeluarkan celurit dan membacokannya ke korban hingga Yogi Muhamad mengalami luka di bagian tangan dan perut. 

Melihat korban tak berdaya, para pelaku lalu mengambil beberapa ponsel milik tiga orang korban dan kabur tancap gas ke arah cangkorah.

"Pelaku ini menggunakan empat motor dan berboncengan serta menggunakan penutup wajah. Sebelum melakukan aksinya mereka sudah merencanakannya di sebuah gudang di daerah Cimahi," terang Kapolsek Padalarang Kompol Supriati didampingi Kanit Reskrim Iptu Yasmin Badruzzaman, Senin (24/2/2020).

Menurutnya dari hasil pengembangan pelaku yang ditangkap, akhirnya semua pelaku lainnya bisa ditangkap. Komplotan tersebut tergabung dalam kelompok 'Cibeber Tim' dan kerap melakukan aksi kejahatan jalanan. 

Dari tangan pelaku berhasil diamankan  sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam jenis kapak dan celurit, empat unit motor Honda Beat, HP Oppo dan HP Xiaomi yang dipakai sebagai alat untuk COD menjual HP rampasan para korban.

"Kalau HP korban yang diambil Iphone merek 6S, Redmi Not 7, dan Vivo Y83. Total kerugian yang diderita para korban mencapai sekitar Rp 8 juta," sebutnya. 

Sementara salah seorang pelaku MF menyebutkan jika aksi nya kali ini adalah yang pertama dilakukan. Sebelum beraksi dia dan teman-temannya sempat menengak minumam beralkohol. Disinggung mengenai senjata tajam yang dibawanya, dia berkilah jika itu untuk jaga-jaga. 

"Baru sekali ini ngerampas HP, barangnya dijual seharga Rp2 juta/unit dan uangnya dibagi dengan teman," ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar