Yamaha

Kenali Modus Penipuan Belanja Online, Salah Satunya Kode Promo Palsu

  Selasa, 25 Februari 2020
Ilustrasi belanja online. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Transaksi belanja online rawan dengan berbagai modus penipuan. Semakin lama, modus yang dilakukan para penipu pun kian canggih, membuat kita tak sadar telah masuk ke dalam jebakan mereka.

Nah, supaya kamu bisa belanja dengan tenang dan aman, yuk kenali berbagai modus penipuan yang kerap dilakukan oleh para penipu di dunia maya, seperti yang dibagikan Tokopedia.

1. Meminta kode OTP

Kode OTP merupakan kode autentifikasi yang terdiri dari 4 sampai 6 digit dan dikirim melalui SMS untuk menjaga keamanan akun belanja kamu di situs belanja online atau e-commerce. Jadi, jangan pernah memberikan kode ini kepada siapapun, termasuk pihak yang mengatasnamakan situs e-commerce tersebut, pihak penjual, ataupun pihak kurir.

2. Mengirim link palsu

Ketika kamu belanja online, pastikan kamu mengakses situs belanja atau e-commerce yang resmi. Waspada jika ada pesan yang mengarahkan kamu untuk mengakses suatu link yang memiliki tampilan mirip seperti situs belanja atau e-commerce tertentu.

Jangan menginput informasi pribadi seperti alamat email, password, atau nomor telepon ke situs yang tidak dapat dijamin keamanannya.

3. Modus call forwarding

Jangan pernah mau jika ada pihak yang meminta kamu melakukan panggilan ke nomor tertentu berawalan **21*, **62*, **67*, atau **61* dengan alasan apapun. Modus penipuan ini dapat mengalihkan telepon yang masuk ke nomormu ke nomor orang lain tanpa sepengetahuan kamu.

4. Kode promo palsu

Jangan mudah percaya jika kamu dihubungi oleh pihak tertentu dan dijanjikan hadiah atau kode promo, namun kamu diharuskan untuk mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
-->

   Komentar