Yamaha

3 Lagu yang Punya Pesan Kuat tentang Kesehatan Mental

  Senin, 24 Februari 2020
The Beatles memiliki lagu dengan tema kesehatan mental. (Pixabay/Skeeze)

NEW YORK, AYOBANDUNG.COM – Selain cinta dan kondisi sosial, tema kesehatan mental pun tak luput dari para musisi untuk dijadikan lagu.

Dilansir di laman The Huffington Post, banyak figur publik berbagi pengalaman masalah mental yang mereka hadapi, di antaranya kesedihan, depresi, dan beragam tantangan yang dihadapi.

Setidaknya, ada beberapa lagu dari musisi dunia yang dapat menumbuhkan kesadaran dan penerimaan kesehatan mental. Karya-karya tersebut membahas topik-topik seperti terapi, depresi, dan kegelisahan. Tiga di antaranya yakni:

1. "Help!" oleh The Beatles

AYO BACA : Tak Puas Berhubungan Intim, Pria di Bogor Bunuh Pemandu Lagu

Lagu "Help!" menggambarkan jalan hidup sang penulisnya, John Lennon. Saat itu, dia merasa gemuk dan tertekan. Lewat tembang yang dirilis pada 1965 ini, Lennon seolah berteriak minta tolong.

Pada 2015, Paul McCartney berbagi pendapatnya tentang lagu dan kesehatan mental Lennon. Dia bercerita, Lennon tidak secara gamblang mengatakan dirinya gemuk dan sengsara. Kala itu, Lennon hanya membahas kondisinya ketika masih muda. "Dengan kata lain, dia (Lennon) mengacaukan jalannya, kami semua merasakan hal sama, tetapi ketika menoleh ke belakang, John selalu mencari bantuan," kata McCartney.

Menurut dia, Lennon memiliki paranoia. Dia berkeyakinan, orang-orang akan mati ketika ada di sekitarnya. Misalnya, yang terjadi pada ayahnya yang pergi saat Lennon berusia 3 tahun. Begitu pun paman yang tinggal bersamanya, kemudian sang ibu, juga meninggal setelahnya. "Saya pikir seluruh kehidupan John adalah seruan minta tolong," ujar McCartney.

2. "Breath Me" oleh Sia

AYO BACA : Kamu yang Patah Hati, Harus Putar Lagu Ini agar Bahagia

Dalam sebuah video tentang proses penggarapan albumnya, Colour the Small One, penyanyi Sia menggambarkan lagu "Breathe Me" sebagai jendela pengalaman emosional yang sulit. Salah satunya meliputi kecemasan yang dia hadapi.

"Breathe Me" adalah nyanyian tentang kekhawatiran dan kecemasan. Ada banyak dialog batin dari yang berpotensi membahayakan diri sendiri. "Lalu meminta bantuan," kata Sia.

3. "Roses-Colored Boy" oleh Paramore

Grup musik Paramore telah membahas masalah kesehatan mental pada banyak lagu mereka. Salah satunya, "Rose-Colored Boy" yang secara khusus melihat stigma seputar depresi dan masalah terkait lainnya.

"Rose-Colored Boy" adalah lagu tentang perasaan tertekan untuk melihat dunia dengan optimisme buta ketika Anda benar-benar merasa sangat putus asa terhadap dunia. "Kemudian peran Anda berada dalam banyak tekanan sosial untuk menjadi (atau tampak) bahagia sehingga dapat benar-benar merasa malu ketika kita tidak," tulis band itu dalam akun Twitter-nya.

Band itu melanjutkan pesannya bahwa menambahkan rasa malu pada kesedihan adalah minuman yang sangat beracun. Bagi Paramore, cukup sulit untuk menghadapi kesedihan, depresi, atau kecemasan apa pun tanpa harapan publik yang ditambahkan.

"Lebih penting bertemu orang-orang tempat mereka berada, berempati, dibandingkan mencoba dan melukis semuanya dengan indah," tulis mereka.

AYO BACA : Jantung Berhenti, Lagu Ini Dipercaya Bisa Bantu Selamatkan Nyawa

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar