Yamaha

Ayah Tiri di Ngamprah Cabuli 2 Anaknya Bertahun-tahun

  Jumat, 21 Februari 2020   Tri Junari
[Ilustrasi] Pencabulan. (Pixabay)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pria paruh baya, S alias Eyang, warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, berbuat asusila kepada 2 anak tirinya hingga hamil.

Kelakuan bejat S yang mengaku seorang dukun itu dilakukannya sejak korban masih duduk di bangku kelas 3 SD hingga lulus SMA.

Aksi bejat pelaku terbongkar setelah korban yang kini berusia 18 tahun berani mengungkap aksi bejat ayah tirinya kepada ibu kandungnya.

AYO BACA : Kecanduan Seks Tergolong Gangguan Mental, Ini Tanda-tandanya

"Kemarin ada warga saya ditangkap karena telah berbuat asusila terhadap anak tiri. Pelaku sempat akan dihakimi warga, namun keburu diamankan polisi," kata Ketua RW, Dudi Suwandi, di rumahnya, Jumat (21/2/2020).

Dudi menyaksikan langsung keberingasan warga yang kesal pada pelaku, bahkan beberapa jam sebelum diamankan, puluhan warga sudah mengepung rumah pelaku.

"Warga sudah berkerumun, begitu diamankan keluar rumah, ada warga yang berusaha menghakimi. Massa baru bubar setelah polisi menembakkan peluru ke udara," ujarnya.

AYO BACA : Oknum Guru Honorer di Banjar Cabuli Puluhan Anak

Dari pengakuan korban, kata Dudi, saat masih di bangku SD pelaku hanya meraba-raba bagian sensitif korban. Baru saat menginjak SMP, korban disetubuhi pelaku.

Dari hasil pemeriksaan di kantor polisi, selain mencabuli korban, S pernah menyetubuhi kakak korban hingga hamil.

"Warga sebenarnya sudah curiga sejak lama, namun belum ada bukti. Ternyata kecurigaan warga benar, makanya warga geram dan ingin menghakimi pelaku," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro membenarkan pihaknya mengamankan pelaku asusila. Saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan.

"Betul, kami telah mengamankan pelaku persetubuhan ataupun pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku kami amankan tadi malam," tuturnya.

AYO BACA : Cabuli Anak Tiri, Kakak Nicki Minaj Dihukum Penjara Seumur Hidup

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
-->

   Komentar