Yamaha

Remaja Ini Alami Gagal Ginjal Setelah Squat 1.000 Kali

  Kamis, 20 Februari 2020
[Ilustrasi] Remaja asal Tiongkok mengalami gagal ginjal setelah squat 1000 kali. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Dua remaja asal Tiongkok mengalami gagal ginjal setelah squat 1000 kali.

Keduanya melakukan squat dalam sebuah kontes. Dua hari kemudian, mereka tumbang. Salah seorang dari mereka bahkan tak bisa menekukkan kakinya. Selain itu, air seninya berwarna cokelat, pertanda ginjalnya rusak.

Dilansir dari Fox News, Kamis (20/2/2020), petugas medis untuk FBI, Dr Bruce Cohen mengungkapkan, gadis itu didiagnosis rhabdomyolysis, kondisi medis serius akibat cedera otot.

AYO BACA : Merusak Ginjal, 6 Kebiasaan Ini Harus Segera Dihentikan!

Rhabdomyolysis merupakan dampak ekstrem ketika berlebihan dalam olahraga. Akibatnya, serabut otot akan hancur dan protein penyimpan oksigen di dalam otot--yang disebut mioglobin--merembes masuk ke aliran darah. Semestinya, ginjal bisa menyaringnya, tetapi ginjal tidak mampu melakukannya jika jumlah serabut otot yang mati terlampau banyak.

"Ginjal menjadi rusak hingga akhirnya terjadi gagal ginjal," kata Cohen.

Kedua gadis itu dirawat intensif setelah diagnosis gagal ginjal. Mereka diberi infus untuk membantu membersihkan protein dari sistem peredaran darahnya.

AYO BACA : Awas! Sering Makan Petai Sebabkan Gagal Ginjal

Adakah cara untuk menghindari rhabdomyolysis? Cohen mengungkapkan, yang lebih penting ialah konsisten berolahraga. Frekuensi latihan dapat membantu Anda lebih siap untuk mengerahkan energi ketika mengikuti perlombaan dan memudahkan untuk mengenali batas kemampuan.

Sebagai atlet, orang tentu akan membangun jadwal latihan secara bertahap. Yang perlu berhati-hati ialah orang yang terlalu bersemangat berolahraga di akhir pekan sementara di hari kerja mereka cenderung bergaya hidup tidak aktif.

Mungkin itulah yang salah bagi kedua perempuan muda ini. Squat sebetulnya tidak berbahaya. Seribu kali squat bahkan mungkin aman bagi orang yang terlatih untuk menangani tingkat pengerahan tenaga sebesar itu.

Namun, ketika kompetisi membuat Anda mengabaikan batasan fisik, itu bisa mendatangkan berbahaya. Rhabdomyolysis juga dapat terjadi akibat trauma, sengatan panas, atau penggunaan obat-obatan tertentu, menurut laporan Live Science terdahulu.

AYO BACA : Khasiat Air Putih untuk Otak dan 3 Manfaat Lainnya

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar