Yamaha

KP-SPAM Berpotensi Dapat Suntikan Dana

  Rabu, 19 Februari 2020   Mildan Abdalloh
Ilustrasi (pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM) yang berada di sejumlah Desa Kabupaten Bandung berpotensi mendapat suntikan dana dari BUMD Kabupaten Bandung, BPR Kertaraharja.

Kepala Divisi Pemasaran BPR Kertaraharja Ruyana mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan regulasi mengenai pemberian kredit bagi KP-SPAM yang ada di Kabupaten Bandung.

AYO BACA : DPRD Kabupaten Bandung: Hentikan Pembangunan Wisata Arboretum Alamendah!

"KP-SPAM ini strukturnya berada di bawah Disperkimtan. Jadi kalau kami bisa memberikan kredit untuk pengembangan usaha, secara tidak langsung membantu Pemkab Bandung dalam menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat," turur Ruyana, Rabu (19/2/2020).

Sejumlah KP-SPAM memang berupaya mendapat suntikan dana melalui kredit lunak dari BPR. Sebenarnya, kata Ruyana, KP-SPAM berpotensi mendapat kredit multiguna, selama telah menjalankan usaha dua tahun juga memiliki pelanggan tetap sendiri.

AYO BACA : Soal Rencana Pencabutan Subsidi Elpiji, Masyarakat Diminta Tenang

"Nah, untuk besaran kredit sendiri mulai dari Rp15 juta hingga Rp750 juta, tergantung kebutuhan KP-SPAM itu sendiri. Jadi teknisnya itu seperti kredit pada umumnya saja," kata dia.

Ruyana menuturkan, untuk mendapatkan pinjaman Kredit Multiguna Air, ada syarat-syarat yang harus ditempuh oleh KP-SPAM. Meski syarat tidak berbeda jauh dengan syarat kredit lainnya, namun yang membedakan hanya harus ada proposal yang didalamnya terdapat struktur organisasi dan RAB-nya.

Menurut dia, saat ini BPR Kerta Raharja tengah menyiapkan aturan dan kebijakannnya. Mulai dari standar operation procedure (SOP), pemeberian latihan dan bimbingan teknis sumber daya manusianya, hingga teknis pemberian kredit tersebut kepada KP-SPAM.

AYO BACA : PAN Targetkan Cawabup di Pilkada Kabupaten Bandung

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar