Yamaha

Rebus Telur Terlalu Lama Bisa Berbahaya, Ini Cara yang Benar

  Rabu, 19 Februari 2020   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Telur harus direbus dengan teliti. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Jika Anda kerap terlalu lama merebus telur, sebaiknya segera hentikan karena bisa berbahaya.

AYO BACA : Amankah Mengonsumi Telur Mentah?

Telur yang direbus terlalu lama akan memiliki lapisan hijau di luar kuning telur. Lapisan itu tidak boleh dimakan karena mengandung hidrogen sulfida.

AYO BACA : Makan Telur Tiap Hari Picu Kematian Dini karena Sakit Jantung?

Dilansir dari Times of India, Rabu (19/2/2020), putih telur mengandung hidrogen sulfida dan protein. Ketika keduanya bergabung, karena panas yang tinggi, akan terbentuk gas yang mematikan. Saat kulit terluar telur semakin panas, gas akan menuju ke kuning telur.

Sementara itu, kuning telur mengandung zat besi. Ketika bertemu dengan gas hidrogen sulfida, kuning telur akan membentuk besi sulfida. Hal ini yang menyebabkan kuning telur memiliki lapisan hijau.

Semakin lama Anda merebus telur, semakin banyak sulfida yang dihasilkan dan semakin tebal lapisan hijau pada kuning telur. Karena itu, Anda harus mengganti air rebusan telur segera setelah matang untuk mendinginkan telur dengan cepat.

Meski belum ada korban yang dilaporkan akibat konsumsi telur rebus, tetapi lebih baik jangan memasak telur terlalu lama.

AYO BACA : Lebih Sehat Mana, Telur Goreng atau Rebus?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar