Yamaha

Dampak Ekonomi Melemah, Disnaker Bandung Sebut Banyak Perusahaan Minta Mediasi

  Selasa, 18 Februari 2020   Nur Khansa Ranawati
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Lusi Lesminingwati (kiri). (Ayobandung.com/Nur Khansa)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Lusi Lesminingwati mengatakan pihaknya saat ini kerap menerima permintaan mediasi dari pihak perusahaan maupun serikat pekerja perusahaan di Kota Bandung.

Dia menyebutkan hal tersebut berkenaan dengan penyelesaian permasalahan antara dua pihak yang tak jarang berujung PHK. Lusi menyebutkan, angka permintaan mediasi tersebut meningkat belakangan ini. Dalam satu hari, pihaknya menangani tiga hingga empat mediasi yang dilakukan secara bipartit.

AYO BACA : Pemkot Bandung Ajukan Bantuan Anggaran Pembangunan Sebesar Rp784 Miliar

"Setiap hari kami melakukan mediasi bisa untuk tiga sampai empat perusahaan. Biasanya ujung-ujungnya ke PHK," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (18/2/2020).

Dia mengatakan, perusahaan maupun serikat pekerja yang meminta mediasi tersebut berasal dari sektor yang beragam meskipun didominasi bidang jasa. Salah satu masalah yang melatarbelakangi mediasi tersebut, Lusi menyebutkan, adalah ketidakmampuan perusahaan dalam memperkerjakan karyawannya.

AYO BACA : Pemkot Bandung Dorong Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

"Sebenarnya penyebab PHK itu juga ada karena masalah indisipliner, tapi juga banyak karena ketidakmampuan perusahaan. Biasanya ketika ada downsizing (perampingan), para serikat pekerja akan meminta bantuan terkait hak-hak mana saja yang harus dipenuhi perusahaan terhadap mereka," ungkapnya.

Dia menilai maraknya perusahaan maupun serikat pekerja yang meminta mediasi tersebut dipicu oleh kondisi ekonomi global yang melemah. Hal tersebut dianggap berdampak memberatkan beberapa perusahaan.

"Karena memang ekonomi sedang lesu, jadi dampaknya cukup berat terhadap perusahaan. Kemarin pun di pusat suda marak (PHK)," ungkapnya.

"Kami memastikan mediasi tersebut berjalan secara lancar, masing-masing pihak terpenuhi hak-nya sehingga PHK bisa berjalan dengan smooth," tambahnya.

AYO BACA : Pemkot Bandung Fokus pada 13 Agenda Pembangunan di 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar