Yamaha

Plasa Gedung Sate Sekarang Terbuka untuk Acara Umum

  Sabtu, 15 Februari 2020   Nur Khansa Ranawati
Saat ini plasa taman belakang Gedung Sate Bandung dapat dimanfaatkan untuk berbagai acara masyarakat dan komunitas. (ayobandung/Nur Khansa)

AYO BACA : Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Datangi Wagub Jabar di Gedung Sate

AYO BACA : Pengunjung Gedung Sate akan Didampingi Pemandu Wisata

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Setelah mengalami proses renovasi sejak November 2019, area plasa Taman Gedung Sate yang menghadap ke Jalan Hayam Wuruk, Bandung kini telah dapat diakses oleh masyarakat. Taman yang sebelumnya hanya merupakan lapangan rumput denga aksen logo Jawa Barat, kini telah dilengkapi panggung yang dapat difungsikan sebagai tempat acara.

Acara pertama yang memanfaatkan area ini adalah sosialisasi Sensus Penduduk 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Sabtu (15/2/2020). Plasa yang terletak di lantai atas kantin Gedung Sate seluas 12x120 meter tersebut terbilang memadai untuk menampung panggung beserta deretan stan acara.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan area plasa ini terbuka untuk dimanfaatkan masyarakat umum. Dengan desain Gedung Sate yang baru diharapkan masyarakat lebih berminat untuk mengunjungi ikon Jawa Barat tersebut.

"Setelah direvitalisasi, sekarang Gedung Sate jadi lebih terbuka. Pagar yang seolah dulu menjadi sekat antara pemerintah dan masyarakat sekarang ditiadakan. Acara yang sebelumnya selalu di taman depan dan menutup jalan sekarang bisa memanfaatkan plasa ini," ungkap Uu ketika ditemui selepas acara sosialisasi sensus.

Dia mengatakan, tidak hanya kegiatan kedinasan atau pejabat di lingkungan Pemprov Jabar saja, masyarakat pun dapat memanfaatkan area plasa tersebut. Meski demikian, hal itu juga tak lepas dari sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi dan kriteria acara yang diperkenankan.

"Silakan masyarakat berkoordinasi, namun tetap ada saringan. Akan dilihat kebermanfaatan acaranya, kesesuaian jadwalnya dan apakah visi misi acaranya selaras dengan Jawa Barat. Jangan kebalikannya," ungkap Uu.

Dia juga berpesan agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas yang disediakan. Sehingga fasilitas tersebut dapat berfungsi dalam jangka waktu yang panjang.

" Tolong dijaga agar bermanfaat lama. Jangan merusak, jangan coret-coret di sini. Kalau foto-foto silakan, tapi harus sama-sama memelihara agar bisa dinikmati masyarakat yang lain," paparnya.

AYO BACA : Lebih Terbuka bagi Warga, Pengamanan Gedung Sate Ditingkatkan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar