Yamaha

Antisipasi Corona, Tenaga Kerja Asing di Bekasi Jalani Pemeriksaan Kesehatan

  Jumat, 14 Februari 2020   Firda Puri Agustine
Pemeriksaan kesehatan TKA di Bekasi. (Ayobekasi.net/Firda Puri Agustine)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap para pekerja asing di wilayahnya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19).

Sejak pekan lalu, Dinkes Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) seperti PT Mahkota Sentosa Utama dan PT Wuling Indonesia di kawasan Meikarta.

AYO BACA : Masih Dibayangi Wabah Corona, Rupiah Melemah 9 Poin

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny mengatakan, terdapat total tujuh TKA dari Cina yang diketahui sedang melakukan medical check up di rumah sakit yang ditunjuk oleh perusahaan.

“Dari hasil pemeriksaan, TKA yang bekerja di PT Mahkota Sentosa Utama dan PT Wuling Indonesia dinyatakan sehat,” kata Sri di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (14/2/2020).

AYO BACA : Wanita 80 Tahun Jadi Warga Jepang Pertama yang Tewas Akibat Corona

Selain itu, Dinkes Kabupaten Bekasi juga melakukan kunjungan kepada PT CSEC tempat terdapat 48 orang TKA yang dinyatakan sehat. Diketahui di sana juga terdapat 14 TKA yang melakukan perjalanan ke Cina dalam dua minggu terakhir.

“Kepada perusahaan yang diketahui terdapat 14 TKA-nya telah melakukan perjalanan terakhir ke Cina, agar mengkarantina mereka di tempat tinggalnya untuk meminimalisir kontak dengan TKA lain,” ujarnya.

Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan pun dilakukan di PT Mengniu Dairy Indonesia yang terletak di Kawasan Industri KITIC. Total 26 TKA yang diperiksa dinyatakan sehat.

“Pemeriksaan kepada TKA yang bekerja di Kabupaten Bekasi seluruhnya diperkirakan akan selesai sekitar tanggal 18 atau 19 Februari,” kata Sri.

Pemkab Bekasi juga mengimbau pada seluruh pekerja, khususnya TKA agar menggunakan masker, menerapkan pola hidup sehat, dan melaporkan setiap kejadian yang dicurigai mengarah ke virus Corona. 

AYO BACA : Data Terbaru, 1.490 Orang Tewas Akibat Corona COVID-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar