Yamaha

IQ Anak Dipengaruhi Pola Konsumsi Ibu Saat Hamil

  Sabtu, 15 Februari 2020
Ilustrasi (pixabay)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Divisi Perkembangan Anak di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Dwi Hastuti mengemukakan, kecerdasan intelektual (IQ) anak sangat dipengaruhi oleh pola konsumsi ibu saat hamil. Sebab, 50% otak anak terbentuk selama dalam kandungan.

Dwi menjelaskan, bila yang dikonsumsi sang ibu selama masa kehamilan adalah produk tak bergizi atau malah beracun, maka itu juga yang dikonsumsi anak dalam kandungan. Ia pun menyerukan agar ibu hamil menjaga pola makan dan gaya hidupnya.
 
"Kalau ibunya makanannya buruk, ya anaknya makan buruk juga. Ibunya merokok, ya anaknya juga isap rokok," kata Dwi, Rabu (12/2).
 
Sejumlah bukti-bukti ilmiah, menurut Dwi, menunjukkan bahwa seorang ibu yang merokok, mengonsumsi minuman keras, dan memakai narkoba selama kehamilan akan melahirkan anak dengan IQ rendah. Dwi menegaskan, bila anak ber-IQ rendah atau kurang tangkas dalam urusan akademik, ada baiknya seorang ibu mengingat kembali perilakunya selama masa kehamilan.
 
"Kalau ibu menyalahkan anak, itu berarti menyalahkan diri sendiri," kata Dwi.
 
Sementara itu, menurut Kementerian Kesehatan, sekitar lima dari 10 ibu hamil di Indonesia yang mengalami anemia atau kurang darah berpotensi melahirkan anak stunting. Stunting merupakan kondisi seorang anak yang tidak mendapatkan asupan gizi yang baik atau masalah kekurangan gizi kronik pada masa awal pertumbuhannya.

"Ibu hamil 48,6 persen itu anemia. Dari 10 ibu hamil, hampir lima orang anemia. Kalau diasosiasikan kekurangan darah atau anemia, ini berakibat pada stunting, ya stuntingnya juga akan tinggi," kata Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan Dhian Probhoyekti di Jakarta, Selasa (14/1).

Umumnya, anak stunting memang berperawakan lebih pendek dari tinggi badan normal untuk anak seusianya Stunting dinilai sangat mengancam masa depan anak. Oleh karena itu, kata Dhian, ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi tablet tambah darah yang berisi suplemen gizi mikro berupa zat besi dan asam folat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar