Yamaha

7 Tanda Overdosis Kafein, Pusing hingga Jadi Suka Marah

  Jumat, 14 Februari 2020   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Kafein banyak terkandung dalam teh dan kopi. (Pixabay)

Sebagian besar overdosis kafeni muncul setelah menelan suplemen makanan atau tablet kafein.

AYO BACA : Minum Kopi Dapat Kurangi Risiko Terserang Penyakit Ini

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Kafein yang bisa meningkatkan fokus dan energi ternyata bisa menyebabkan hal buruk, meski jarang terjadi.

AYO BACA : Ini yang Terjadi Jika Minum Kopi Saat Perut Kosong

Menurut Mayo Clinic, jumlah kafein yang disarankan untuk orang dewasa yang sehat adalah 400 miligram per hari. Overdosis dapat terjadi ketika mengonsumsi lebih banyak dari jumlah tersebut.

Ada beberapa gejala yang timbul ketika terlalu banyak mengonsumsi kafein, berikut di antaranya, yang dilansir Healthline, Jumat (14/2/2020):

  1. Pusing
  2. Diare
  3. Rasa haus meningkat
  4. Insomnia
  5. Sakit kepala
  6. Demam
  7. Sifat lekas marah

Selain di atas, ada gejala lain yang lebih parah dan membutuhkan perawatan medis segera, termasuk:

  1. Kesulitan bernapas, sakit dada
  2. Muntah
  3. Halusinasi
  4. Kebingungan
  5. Detak jantung tidak teratur atau cepat
  6. Gerakan otot yang tidak terkendali
  7. Kejang

Sebenarnya, overdosis kafein akibat konsumsi kopi atau teh jarang terjadi, lapor Medical News Today. Sebagian besar kondisi ini muncul setelah menelan suplemen makanan atau tablet kafein. Terutama ketika seseorang menggabungkan suplemen dengan minuman energi, bersoda atau kopi. Suplemen meningkatkan risiko karena memiliki kadar kafein yang lebih tinggi daripada makanan dan minuman.

AYO BACA : Hati-hati! Anak-anak Sering Minum Kopi Kekinian Bisa Jadi Bahaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar