Yamaha

Seks Bebas saat Valentine, Ini Dampak Buruknya bagi Wanita

  Jumat, 14 Februari 2020
[Ilustrasi] Perempuan kerap jadi korban dari seks bebas. (Pixabay)

Perempuan kerap jadi korban dari seks bebas.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Sejumlah orang beranggapan bahwa hari valentine identik dengan seks bebas, lantas apa saja dampaknya terhadap wanita?

AYO BACA : Berbagai Risiko Gonta-ganti Pasangan Intim

Menurut pakar, seks pranikah berpotensi menimbulkan masalah psikologis, terutama pada perempuan.

Psikolog dari Universitas Pancasila, Aully Grashinta, mengatakan, perilaku seks pranikah menimbulkan dampak psikologis bila lingkungan sekitarnya masih memegang nilai-nilai yang melarang hal itu. Dengan demikian, pasangan yang melakukan seks di luar nikah akan merasa bersalah.

AYO BACA : Seks Bebas Dominasi Penyebaran HIV/AIDS di Cimahi

"Pada dasarnya kan kita hidup itu melakukan penyesuaian antara ego (dorongan dari dalam diri) dan superego (tuntutan sosial). Jika tidak seimbang ya pasti menimbulkan masalah psikologis tertentu. Apakah menjadi pemberontak, atau malah menarik diri dari lingkungan," ujar Aully, seperti diberitakan Republika, Jumat (14/2/2020).

Masalah psikologis itu, lanjut Aully, akan lebih besar dirasakan perempuan. Sebab, perilaku pranikah hanya bisa dibuktikan pada perempuan.

"Nilai keperawanan hanya diberlakukan pada perempuan. Ini yang merugikan bagi perempuan," ujarnya.

Selain itu, kata Aully, risiko kehamilan jelas juga hanya ditanggung perempuan. "Sehingga memang pada posisinya, perempuan menjadi lebih riskan dengan hubungan seksual pranikah ini," ucapnya.

AYO BACA : Prostitusi Bandung: Bisnis Esek-esek Mulai Rp150 Ribuan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar