Yamaha

Cimahi dan KBB Sepakat Kembangkan Potensi Daerah

  Rabu, 12 Februari 2020   Tri Junari
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna bersalaman usai penandatanganan naskah kesepakatan di Gedung Bupati, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Mekarsari, Ngamprah, (12/2/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Cimahi dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepakat melakukan kerjasama pengembangan potensi daerah dan pelayanan publik sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang kerjasama daerah perbatasan.

Penandatanganan naskah kesepakatan dilakukan antara dua kepala daerah yakni Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna di Gedung Bupati, Komplek Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Mekarsari, Ngamprah, (12/2/2020).

"Kerjasama ini realisasi dari amanat Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang kerjasama daerah. Disitu disebutkan bahwa kerjasama antar daerah yang berbatasan merupakan kerjasama wajib khususnya dalam hal penyelenggaraan urusan pemerintahan dan menciptakan penyediaan layanan publik yang efisien jika dikelola bersama," ujar Ajay usai acara berlangsung.

Ajay berharap kerjasama ini memberi dampak positif pada pengembangan pembangunan Kota Cimahi yang kini memiliki keterbatasan sumber daya alam. Namun dengan Industri kreatif yang menjadi andalan Cimahi kerjasama ini akan saling mengisi.

"Kerjasama ini diharapkan saling mengisi, Cimahi punya industri kreatif sementara KBB punya sumber daya alam yang melimpah, kita akan bangun program sinergitas disitu,"kata Ajay.

Gayung bersambut, Bupati Aa Umbara menilai begitu banyak potensi pengembangan daerah yang dimiliki Kota Cimahi dan KBB. Sinergitas program dan kegiatan perlu menjadi prioritas agar kedua daerah mampu bersaing di regional, nasional maupun internasional.

"Tentu ini hanya awal saja, setelah ini kita rumuskan dan realisasikan melalui program sinergitas seperti mengurangi kesenjangan antar daerah dalam penyediaan pelayanan publik didaerah perbatasan, daerah terpencil dan tertinggal. Program prioritas dibangun sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar