Yamaha

Asyik Makan Cuanki, 2 Pemuda Diduga Maling Dicokok Sekuriti UIN Bandung

  Senin, 10 Februari 2020   Faqih Rohman Syafei
Ilustrasi pencurian sepeda motor. (istimewa)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM--Petugas keamanan Kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) membekuk dua orang diduga pelaku Curanmor, Senin (10/2/2020).

Humas UIN SGD, Helmi mengatakan penangkapan ini berawal dari kecurigaan petugas ketika melihat gerak-gerik keduanya yang terlihat aneh di sekitar parkiran motor. Petugas tidak asing melihat ciri-ciri keduanya, karena sebelumnya sejumlah motor mahasiswa sempat raib dan terekam CCTV.

"Nah curiga itu, dia (dua orang pemuda) mondar-mandir. Kebetulan keduanya lagi makan Cuanki, petugas langsung memeriksanya," ujarnya saat dihubungi, Senin (10/2/2020).

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa kunci T dan kunci L. Ketika diinterograsi, keduanya mengaku pernah mencuri motor mahasiswa UIN.

AYO BACA : Miris! Mahasiswa UIN Kehilangan Motor di Kampusnya Sendiri

"Diperiksa tasnya, terasa berat diperiksa didalamnya ada alat canggih untuk nyolong motor kaya kunci T, kunci cadangan dan dia juga ngaku waktu ngambil di Saintek. Dia ngambil," katanya.

Helmi menduga keduanya kerap beraksi di lingkungan kampus UIN. Mereka juga mengaku hasil jarahannya di jual ke seseorang yang berdomisili di Kabupaten Garut, keduanya saat ini telah diamankan di Polsek Panyileukan.

"Penadahnya, ada di garut, tapi kita telusuri siapa dibelakang itu. Sekarang sudah diamankan polisi Panyileukan di bawa langsung," sebutnya.

Ditambahkannya, untuk mencegah aksi pencurian kembali merebak di lingkungan kampus. Pihaknya meningkat keamanan, terlebih disekitar area parkiran.

"Kan dilakukan peningkatan pengawasan. Sekuriti masih sebanyak yang ada lebih dominan (awasi parkiran) ke situ," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar