Yamaha

Tewaskan Rekan Satu Sel, MR Terancam Hukuman Tambahan 8 Tahun Penjara

  Jumat, 07 Februari 2020   Faqih Rohman Syafei
ilustrasi. (Ist)

BOJONGLOA KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- MR, narapidana Lapas Kelas II Banceuy, Bandung tega menganiaya teman sekamarnya GR hingga tewas. Akibat ulahnya, MR terancam hukuman tambahan minimal delapan tahun penjara.

Diketahui, MR merupakan narapidana kasus pencurian dan tengah menjalani masa hukuman selama empat tahun. Namun karena kasus penganiayaan yang dilakukannya terhadap GR, MR akan disangkakan pasal penganiayaan yang menimbulkan kematian.

AYO BACA : Balas Dendam, Motif MR Tewaskan Rekan Satu Sel di Lapas Banceuy

"Hukumannya bertambah lagi, kasusnya penganiayaan hingga menimbulkan kematian. Minimal delapan tahun, misalkan yang lama empat tahun ditambah berapa tahun lagi," ujar Kadiv Pas Kemenkumham Jawa Barat, Abdul Aris, Jumat (7/2/2020).

Aris mengatakan, petugas lapas sudah melaporkan kasus MR ke Sat Reskrim Polrestabes Bandung untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan penyidikan, kasusnya akan dilimpahkan ke kejaksaan untuk diproses secara hukum.

AYO BACA : Perkelahian di Lapas Banceuy, GR Tewas di Tangan Rekan Sekamar

Menurutnya, motif dari penganiayaan yang dilakukan MR karena sakit hati pernah dikerjai oleh GR ketika masih sama-sama mendekam di Lapas Kebonwaru, Bandung.

"Sama-sama di pindahkan ke Banceuy, kebetulan GR dan MR satu kamar. Kebetulan ketemu dibalas oleh MR atas perlakuan GR pas di Kebonwaru," katanya.

Dia menyebutkan, pihak keluarga GR telah diberitahu terkait kejadian ini. Mereka pun menerimanya, dengan syarat MR harus diproses secara hukum.

"Semalam waktu kejadian masuk RS keluarga GR diberitahu ini. Keluarga terima, tetapi pelaku harus di proses secara hukum. Sekarang nunggu proses peradilan," katanya.

AYO BACA : Hidup Sebatang Kara, Lansia di Cimahi Ditemukan Sudah Membusuk

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar