Yamaha

Pramugari Curhat Dihamili dan Dianiaya Pilot, Bahkan Disuruh Aborsi

  Kamis, 06 Februari 2020
[Ilustrasi] S, seorang pramugari maskapai swasta di Indonesia menceritakan penganiayaan dari mantan pacarnya (CA) yang berprofesi sebagai pilot training. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – S, seorang pramugari maskapai swasta di Indonesia menceritakan penganiayaan dari mantan pacarnya (CA) yang berprofesi sebagai pilot training. Ceritanya yang diunggah ke media sosial itupun viral.

Pengakuan tersebut diunggah melalui akun Twitter korban pada Selasa (28/1/2020).

Seperti diberitakan Suara.com, S mengenal CA melalui media sosial. Awal berpacaran, CA menunjukkan perilaku yang baik. "Tapi kebaikan dia itu ternyata ada maunya," tulis S.

AYO BACA: Prostitusi Bandung: Kena Razia, Dapat Sanksi, Mangkal Lagi

Singkat cerita, CA mengajak S untuk melakukan hubungan badan yang disertai dengan paksaan dan kekerasan fisik.

"Pacar saya ini tiba-tiba meminta saya untuk melakukan hubungan suami istri. Saya menolak, karna jujur saya benar-benar belum pernah melakukan seperti itu dan saya tahu itu dosa besar. Tapi pacar saya memaksa sangat memaksa saya, disertai dengan pukulan. Saya kaget & takut," tutur S.

Belakangan, S baru mengetahui bahwa CA merekam video saat mereka berhubungan intim. Dia mengaku berulang kali dipaksa CA melakukan hubungan intim dengan ancaman akan menyebar video tersebut.

AYO BACA : Prostitusi Bandung: Bisnis Esek-esek Mulai Rp150 Ribuan

AYO BACA: Prostitusi Bandung: Kisah PSK Online yang Bercita-cita Membuat Buku Biografi

"Saya takut pada waktu itu kalau sampai dia menyebarkan video tersebut lalu perusahaan saya tahu bagaimana, pasti saya dikeluarin dari kerjaan saya dan saya mengecewakan orangtua saya terutama mamah saya," kata S.

Perempuan berusia 20 tahun ini sempat tidak bisa lepas dari CA. Bahkan S tidak berani mengadu padahal menderita luka memar karena kekerasan fisik.

"Saya pernah berantem dengan dia di kamar kos dia, sampai dia melakukan kekerasan ke saya yang sangat parah, dia dorong saya, tampar saya, lalu tendang badan saya, tendang muka saya, lalu menjepitkan kepala saya diantara tembok dan pintu," tulis S.

AYO BACA: Mantan Pramugari Benarkan Cerita ‘Prostitusi’ di Garuda

Akibatnya, bagian samping mata kiri S memar dan membiru. Bagian bawah mata kirinya juga masih terasa sakit hingga sekarang.

S tidak melakukan visum ataupun melapor ke polisi, meskipun kejadian itu diketahui teman satu kosnya.

AYO BACA : Konten Porno Bakal Hilang di Fitur Safe Search

Lantaran luka tersebut, dia memutuskan untuk tidak masuk kerja selama 3 minggu. Hal itu membuat S dikeluarkan dari pekerjaannya dan menanggung denda pinalti sebesar Rp40 juta.

AYO BACA: Pramugari Diskors Gegara Sebar Foto Cewe Bos Garuda, Erick Colek Hotman Paris

Cobaan belum berakhir, S ternyata hamil. Dia meminta pertanggungjawaban dari CA. Namun sang pacar menyuruh untuk menggugurkan kandungan.

"Saya sangat menolak. Lalu pacar saya memberitau kepada ibunya kalau saya hamil, dan respon dari ibunya dia bilang ke pacar saya begini. Kata ibu dia: Mama itu S2 Biologi, Mama tahu betul tentang seperti itu, pacar kamu suruh makan nanas muda yang banyak aja," cerita S.

S marah kepada CA dan menolak untuk mengikuti arahan dari orang tua sang mantan.

AYO BACA: Hotman Paris Sindir Ada Pramugari Garuda Indonesia yang Hidup Mewah

Perempuan itu kabur dan menceritakan penganiayaan yang diterimanya kepada sang kakak. Pihak keluarga S ingin masalah itu diselesaikan dengan baik.

Namun ibu CA, saat bertemu dengan keluarga S, terus menerus menyalahkan. Keluarga CA emosi dan tidak mau menerima kenyataan bahwa anak mereka telah melakukan penganiayaan.

S didampingi keluarga dan pengacara, akhirnya melaporkan tindakan penganiayaan CA ke Polres Metro Tangerang Kota. Dia juga menunjukkan surat tanda bukti laporan tersebut.

Perempuan ini juga berencana melaporkan perilaku buruk CA ke perusahaan maskapai tempat dia dulu bekerja.

AYO BACA : Pemerkosaan Gadis Badui Dinilai Efek Pornografi

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar