Yamaha

Bawaslu Berharap Pengganti Wahyu Setiawan Segera Dilantik

  Rabu, 05 Februari 2020
mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. (suara.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berharap proses pelantikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) pengganti Wahyu Setiawan segera dilakukan. Pelantikan anggota KPU menjadi kewenangan Presiden sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

"Kami sangat berharap proses pelantikan dapat dilakukan segera," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar kepada Republika, Rabu (5/2/2020).

Ia menjelaskan, penggantian antarwaktu anggota KPU diberikan kepada kandidat yang memperoleh suara terbanyak dalam uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU pada April 2017 lalu. I Dewa Kade Wiarsa berpeluang besar maju sebagai komisioner KPU menggantikan Wahyu karena berada di peringkat delapan, setelah tujuh anggota KPU terpilih.

AYO BACA : Istri Harun Masiku Akui Suaminya Ada di Jakarta Saat OTT

I Dewa saat ini merupakan anggota Bawaslu Bali. Menurut Fritz, ketika I Dewa menerima surat panggilan pelantikan anggota KPU RI, maka I Dewa melayangkan surat penguduran diri kepada Bawaslu RI.

"Setelah ada panggilan pelantikan, baru dia kirim surat," kata Fritz.

Sementara itu, anggota Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan, Bawaslu mengawasi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait pemberhentian Wahyu Setiawan sebagai anggota KPU. Sedangkan pelantikan anggota KPU sepenuhnya kewenangan Presiden.

AYO BACA : Sekjen PDIP Hasto Penuhi Panggilan KPK

"Pergantian tergantung dari presiden. Kami mengawasi pelaksanaan putusan DKPP yaitu memberhentikan anggota KPU," tutur Bagja.

Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman mengatakan, penetapan anggota komisioner KPU pengganti Wahyu Setiawan masih menunggu surat dari DPR. Setelah pemberhentian Wahyu secara tidak hormat melalui Keputusan Presiden nomor 9/P tahun 2020, DPR wajib mengirimkan calon anggota KPU dengan suara terbanyak untuk dilantik presiden.

"Dari surat DPR itu presiden melantik anggota KPU pengganti," ujar Fadjroel, Ahad (19/1).

Kemudian, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arif Wibowo mengatakan DPR akan memproses pengganti Wahyu begitu mendapatkan surat dari Presiden. "Ya nanti kita cek, kalau sudah segera kita rapatkan. Itu soal sederhana," kata Arif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).

AYO BACA : Wahyu Setiawan Mengaku tak Tahu Sumber Uang Suap Harun Masiku

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE