Yamaha

Bobol Kas BRI Rp13,8 Miliar, Ermansyah Dituntut 11 Tahun Penjara

  Senin, 03 Februari 2020   Faqih Rohman Syafei
Terdakwa pembobol kas Bank BRI Cabang Tambun Bekasi senilai Rp13,8 miliar, Ermansyah Putra menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (3/2/2020).(Ayobandung.com/Faqih Rohman)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Terdakwa pembobol kas Bank BRI Cabang Tambun Bekasi senilai Rp13,8 miliar, Ermansyah Putra menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (3/2/2020).

Dalam persidangan, terdakwa Ermansyah Putra dituntut 11 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). Selain itu, terdakwa juga harus membayar denda dan mengembalikan sejumlah uang.

AYO BACA : Pembobolan BRI, Ekonom Sebut Fraud Bisa dari Internal

Seorang JPU, Slamet Riyadi mengatakan perbuatan terdakwa telah menyebabkan kerugian negara hingga miliaran rupiah, serta telah melanggar Pasal 2 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

"Penjara 11 tahun, denda Rp200 juta atau subsider enam bulan. Ermansyah juga harus mengganti uang Rp12 miliar, atau lima tahun penjara," ujarnya dalam persidangan, Senin (3/2/2020).

AYO BACA : Pembobolan Kas BRI Bekasi, Diduga Ada Keterlibatan Internal

Sebelumnya, pada sidang dakwaan, Ermansyah Putra diancam hukuman kurungan penjara maksimal 20 tahun. Terdakwa secara sengaja melakukan perbuatan melawan hukum sehingga merugikan keuangan negara.

Modus yang digunakan terdakwa, kata Slamet, yaitu dengan melakukan penyelewengan kas induk dan melakukan pembobolan rekening deposito sejumlah nasabah dan juga membobol rekening aktiva valas.

Slamet menambahkan, terdakwa berhasil menggasak uang kas induk Bank BRI sebesar Rp1,4 miliar, sejumlah rekening aktiva valas sebesar Rp8,8 miliar, dan tiga deposito nasabah sebesar Rp3,5 miliar. Aksinya dilakukan sejak Agustus 2018 hingga Januari 2019.

Slamet menerangkan, terdapat juga saldo menggantung pada rekening persekot intern perantara money changer  rupiah sebanyak Rp54,2 juta.

AYO BACA : Sidang Pembobolan Bank BRI Tambun, Saksi Sebut Ada Transaksi Mencurigakan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar