Yamaha

Tanggapan HLKI soal Warga Parongpong yang Dirugikan Akibat Beli Mitsubishi Pajero

  Jumat, 31 Januari 2020   Adi Ginanjar Maulana
Dian Sri Hardianti (44 ) pemilik Mitsubishi Pajero dengan rangka berbeda, menunjukan surat pernyataan. (Ayobandung.com/Tri Junari)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Himpunan Layanan Konsumen Indonesia (HLKI) menanggapi kasus pembelian mobil Mitsubishi Pajero di salah satu diler di Kota Bandung yang dirugikan akibat perbedaan rangka di mobil dengan STNK dan BPKB.

Ketua HLKI Firman Turmantara mengatakan hal itu bisa dugaan penipuan kepada konsumen.

"Kategori sudah masuk penipuan," katanya kepada Ayobandung.com, Jumat (31/1/2020).

Dia meminta kepada korban yang dirugikan datang untuk berkonsultasi persoalan hukum kepada pihaknya.

AYO BACA : Nyicil Mitsubishi Pajero, Warga Parongpong Dapat Nomor Rangka Berbeda

"Kalau bisa konsumen ketemu langsung (saya) dan membawa surat-suratnya," katanya.

Sebelumnya, Dian Sri Hardianti (44 ) warga Parongpong RT 01 RW 11 Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kecewa terhadap salah satu diler mobil Mitsubishi terkemuka di Jalan Jenderal Achmad Yani Kota Bandung. 

Kekecewaan konsumen ini lantaran nomor rangka pada fisik mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.4 L Dakar 4 x 2 8 AT yang dia cicil sejak tahun 2017 tak sesuai dengan STNK dan BPKB.

Tidak cocoknya nomor rangka mobil ini diketahui Dian saat akan memperpanjang STNK di Samsat. Hingga akhirnya surat-surat kendaraan itu tak lagi bisa diperpanjang.

“Nomor rangkanya tidak sesuai dengan STNK dan BPKB. Itu ketahuannya pada waktu saya mau gesek nomer mesin dan nomor rangka bulan November kemarin (tahun 2019),” ujar Dian, Kamis (30/1/2020).

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar