Yamaha

Pemkot Cimahi Dapat Pajak Penerangan Rp41 Miliar

  Jumat, 31 Januari 2020   Tri Junari
Ilustrasi penerangan. (istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Cimahi telah membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) PLN tahun 2019 senilai Rp41.146.943.453 kepada Pemerintah Kota Cimahi.

Salah satu penyebabnya itu karena telat pembayaran. Selain aktifitas pemakaian listrik di industri, ada yang tutup. Terus kalau libur lebaran misalnya kan enggak beroperasi. Pendapatan kan tergantung penjualan dan pemakaian, ujar Akun Eksekutif PLN UP3 Cimahi, Juli Fifi, didampingi Supervisor Pelayanan Pelanggan UP3 Cimahi, Diki Setia, Jumat (31/1/2020).

AYO BACA : Listrik di Dayeuhkolot Diputus Sementara Karena Banjir

Jumlah pelanggan PLN khusus di Kota Cimahi yang tercatat hingga Desember 2019 mencapai 86.103 sambungan, dengan rincian kategori sosial 1.531 pelanggan, rumah tangga 80.091 pelanggan, bisnis 2.533 pelanggan, industri 406 pelanggan dan pemerintahan 1.542 pelanggan.

Namun dari semua pelanggan, tidak semuanya ditarik pajak oleh pemerintah setempat. Seperti sosial dan pemerintahan yang memang tidak ditarik pajaknya oleh Pemkot Cimahi. Untuk besaran pajaknya, kata Fifi, tergantung kebijakan dari pemerintah setempat.

AYO BACA : Warga Bandung Mengeluh Dampak Pemadaman Listrik

Di Cimahi kalau rumah tangga 5 persen, tarif bisnis 5 persen, tarif industri 3 persen. Tiap kota beda-beda besarannya tergantung Pemda setempat, ujarnya.

Agar pelanggan patuh dalam membayar listrik, PLN bersama Pemkot Cimahi selalu berkoordinasi untuk melakukan edukasi dan imbauan terhadap masyarakat. 

Kita imbau, bayar tepat waktu. Jangan buat bangunan di bawah jaringan listrik, main layangan di dekat jaringan listrik supaya tak padam. Kalau padam pendapatan berkurang, katanya.

AYO BACA : PLN: Masih Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Barat

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar