Yamaha

Wawancara Dony Pedro King of The King: Saya Anaknya Soekarno

  Jumat, 31 Januari 2020   Nur Khansa Ranawati
Dony Pedro. (programimdkarawang.com)

CIBEUNYING KIDUL, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa waktu belakangan, kemunculan sosok King of The King Dony Pedro menjadi buah bibir di media massa. Selepas riuh Sunda Empire, sosok yang mengepalai sebuah kelompok bernama Indonesia Mercusuar Dunia tersebut banyak diperbincangkan karena memiliki klaim-klaim yang tak kalah kontroversial dari kelompok sejenis.

Ayobandung.com berkesempatan berkunjung dan berbincang dengan Dony Pedro di kediamannya di Bandung, Senin (27/1/2020). Dinding rumah yang terdiri dari dua sekat ruangan tersebut dipenuhi oleh berbagai pajangan gambar serta foto. Mayoritas merupakan gambar presiden pertama RI, Soekarno dan lukisan ratu pantai selatan, Nyi Roro Kidul.

Tak sekadar foto, di area ruang keluarga juga terpajang sejumlah perangkat pakaian yang serupa dengan yang kerap digunakan Bung Karno. Seperti peci hitam, seragam putih, hingga "tongkat komando" dalam berbagai ukuran. Sejumlah keris juga dipajang di dinding.

AYO BACA : Setelah Sunda Empire, Pemimpin King of The King Ditangkap Polisi

Bahkan, di salah satu bufet terdapat patung stilasi wajah Cleopatra. Ketika Ayobandung.com bertanya perihal hubungan Soekarno dengan Indonesia Mercusuar Dunia dan dirinya, Donny Pedro menjawab dengan nada setengah heran.

"Saya ini anaknya lah, bagaimana kamu ini," ungkapnya. Dirinya lantas beranjak mengambil sehelai foto yang menunjukan potret seorang perempuan dan dua orang laki-laki. Dony mengaku bahwa tiga orang tersebut adalah anak Bung Karno "yang asli".

"Ini anak-anak Soekarno yang sebenarnya," ungkapnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Belum Tahu Petinggi King of The King Adalah ASN

Dia juga kemudian menunjukan selembar kertas yang diklaim merupakan sertfikat kepemilikan hartanya yang tak terbatas. "Kekayaan" Dony Pedro ini jugalah yang menjadikan dirinya tenar karena konon akan mampu melunasi hutang-hutang Indonesia hingga menggaji warga negara Indonesia sebesar Rp3 miliar per-kepala.

Setifikat dengan titel "Penguasa Alam Jagat Raya" tersebut dilengkapi tempelan gambar. Mulai dari keris, simbol-simbol, seorang wanita berpakaian oriental hingga sebuah materei Rp6 ribu yang ditandatangai Dony Pedro.

Dalam sertifkat tersebut, dana yang dimiliki tertulis merupakan "dana hibah Allah SWT" yang diamanahkan kepada Bung Karno. Besarannya tidak disebut dalam satuan rupiah, melainkan "mega lakse" dengan angka yang tertera sebesar 32 dengan nol sebanyak 21 buah.

Pada kesempatan tersebut, petinggi IMD, Juanda, juga hadir. Pria yang juga merupakan ASN Kabupaten Karawang tersebut menjelaskan bahwa harta yang tertera akan digunakan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia. Dana tersebut dikatakan masih berada di sebuah bank di Swiss.

"Nanti akan dicairkan dan dibuka semua asetnya pada Maret 2020," ungkap Juanda.

"Ini berita hangat, dunia bakal geger," sambung Dony. Setiap Kali berbicara pada Dony, Juanda kerap menyapa dengan sebutan "Paduka". Juanda mengatakan hal tersebut dilakukan karena Dony merupakan pimpinan tertinggi IMD.

AYO BACA : Indonesia Mercusuar Dunia: Hutang Indonesia Bakal Dilunasi Kok Enggak Mau?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar