Yamaha

Ilmuwan Amerika Temukan Spesies Baru Dinosaurus Seukuran Bus

  Sabtu, 01 Februari 2020
Spesies dinosaurus baru, Allosaurus jimmadseni. (Peerj.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi spesies dinosaurus karnivora baru yang disebut Allosaurus jimmadseni. Hewan ini merupakan dinosaurus berukuran cukup besar jika dibandingkan dengan dinosaurus yang berburu secara kelompok.

Berkeliaran di dataran Amerika Utara yang penuh rawa selama Periode Jurassic Akhir (155-145 juta tahun), dinosaurus ini memiliki berat sekitar 1.800 kilogram dengan panjang tubuh sekitar 8 hingga 9 meter. Ukuran tubuhnya hampir mirip dengan bus sekolah medium yang memiliki kapasitas hingga 30 kursi.

Para ilmuwan dari University of Utah menobatkan Allosaurus jimmadseni sebagai spesies Allosaurus tertua di dunia. Spesies ini mendahului Allosaurus fragilis "sepupu muda" yang lebih terkenal paling tidak selama 5 juta tahun setelahnya.

99141-spesies-dinosaurus-baru-allosaurus-jimmadseni

Spesies dinosaurus baru, Allosaurus jimmadseni. (Peerj.com)

Dalam ekosistemnya, Allosaurus jimmadseni merupakan predator yang menduduki puncak rantai makanan. Dinosaurus itu memiliki kaki dan ekor yang relatif panjang, lengkap dengan tiga cakar yang tajam. Spesimen pertama Allosaurus jimmadseni ditemukan pada salah satu sumber fosil dinosaurus di Amerika Utara.

Sebelumnya pada Juli 1990, para ilmuwan telah menemukan kerangka dinosaurus namun masih belum diketahui apa jenisnya. Butuh waktu hampir 30 tahun bagi ilmuwan untuk menentukan bahwa dinosaurus itu merupakan spesies bernama Allosaurus jimmadseni.

Selama penggalian situs, tim ilmuwan mengandalkan bahan peledak untuk memisahkan kerangka seberat 2.770 kilogram yang menempel pada batuan raksasa di sekitarnya.

Dilansir dari IFL Science, ciri unik dari spesies Allosaurus jimmadseni meliputi kepala tengkorak yang cukup pendek mulai dari tanduk di depan mata hingga hidung serta permukaan datar di bawah mata.

Penelitian mengenai penemuan spesies dinosaurus baru ini telah diterbitkan dalam jurnal PeerJ pada 24 Januari 2020. Sementara rekonstruksi struktur tulang dinosaurus tersebut telah dipamerkan di National History Museum of Utah, Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
-->

   Komentar