Yamaha

Dua Pasien di RSHS Bandung Dipastikan Negatif Corona

  Kamis, 30 Januari 2020   Nur Khansa Ranawati
Direktur Umum RSHS Bandung Nina Susana Dewi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM -- Setelah menunggu hasil pemeriksaan dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta selama beberapa hari, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung secara resmi menerima konfirmasi terkait kondisi kedua pasien yang diduga terinfeksi novel Coronavirus (2019 n-CoV). Hasilnya menunjukan kedua pasien tersebut negatif Corona.

Hal tersebut disampaikan Direktur Umum RSHS Bandung Nina Susana Dewi dalam konferensi pers yang digelar di RSHS, Kamis (30/1/2020). Atas konfirmasi resmi dari hasil pemeriksaan laboratorium tersebut, Nina berharap masyarakat Jawa Barat tak perlu khawatir.

"Alhamdulillah secara resmi kami sudah menerima hasil pemeriksaan kedua pasien. Pasien HGT dan HA secara resmi negatif. Masyarakat Jabar tak perlu gelisah lagi," ungkapnya.

AYO BACA : Beri Dukungan Moril, Bupati Bekasi Kunjungi Keluarga Mahasiswi yang Terjebak di Wuhan

"Meskipun di media sosial beritanya sudah ramai, tapi kami baru menyampaikan berita resmi ini karena kehati-hatian," tambahnya.

 

ayobdg-ruang-pasien-suspect-virus-corona-dijaga-ketat-petugas-kavin-faza

AYO BACA : Korban Tewas Virus Corona di Cina Tembus 170 Orang

Petugas keamanan RSHS menjaga Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning, RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Senin (27/1/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

 

Ketua Tim Infeksi Khusus RSHS Yovita Hartantri mengatakan, pasien HGT yang merupakan WNA asal Cina kondisinya terus membaik dan saat ini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sementara pasien HA masih menerima perawatan lanjutan dari RSHS terkait penyakit yang dideritanya.

"Pasien HA hasilnya juga negatif, sudah tidak sesak dan berada dalam kondisi stabil meskipun masih pakai alat bantu pernapasan. Kami masih akan diskusikan soal kelanjutan perawatan HA," ungkap Yovita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien HGT didiagnosa mengalami penyakit infeksi saluran pernapasan bagian atas, sementara HA mengalami infeksi saluran pernapasan bagian bawah. Pasien HA sebelumnya juga memiliki riwayat penyakit epilepsi. 

AYO BACA : Ridwan Kamil: Jabar Waspada dan Siaga Virus Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar