Yamaha

Berdiri Lama Saat Bekerja, Awas kena Sakit Punggung Berkepanjangan

  Senin, 27 Januari 2020
[Ilustrasi] Terlalu lama berdiri saat bekerja bisa membuat punggung sakit. (stokpic/Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Terlalu lama berdiri saat bekerja bisa menimbulkan masalah kesehatan. Berdiri selama 5 jam sehari berkontribusi signifikan pada gangguan tungkai bawah.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan sakit punggung jangka panjang. Risiko tersebut menghantui pekerja teller bank, asisten toko ritel, pekerja perakitan, dan orang yang mengandalkan kaki mereka untuk mencari nafkah.

Penelitian menunjukkan hampir setengah dari semua pekerja di seluruh dunia menghabiskan lebih dari tiga perempat waktu bekerja mereka dengan berdiri.

AYO BACA : Perempuan, Ukurlah Bra Setiap 6 Bulan, Ini Alasannya

"Dua jam berdiri tidak menimbulkan masalah langsung, tetapi cenderung memiliki efek merugikan," kata pemimpin studi Maria Gabriela-Garcia seperti dikutip dari WebMD.

Dalam jangka pendek, berdiri dalam waktu lama bisa dikaitkan dengan risiko kaki kram dan sakit punggung. Namun studi ini hendak melihat apakah berdiri lama juga meningkatkan risiko jangka panjang.

Para peneliti berfokus pada 14 pria dan 12 wanita. Sebagian berusia antara 18 dan 30 tahun dan sisanya berumur antara 50 dan 65 tahun. Mereka yang dipilih tidak memiliki riwayat gangguan neurologis atau muskuloskeletal.

AYO BACA : 5 Penyebab Sakit Punggung, Merokok Hingga High Heels

Sehari sebelum penelitian, semua peserta diminta beristirahat. Saat hari H, mereka menyimulasikan tugas ringan sambil berdiri di meja kerja selama 5 jam dengan 5 menit waktu istirahat. Mereka juga diberikan waktu satu setengah jam saat makan siang. Alhasil, postur dan otot kaki stres (otot berkedut sangat kuat).

Terlepas dari usia atau jenis kelamin, peserta sama-sama mengalami kelelahan pada akhir hari kerja. Terlebih, ada tanda-tanda dari kelelahan otot yang diamati selama lebih dari setengah jam usai mereka berdiri.

Namun, penelitian yang telah diterbitkan secara daring di jurnal Human Factors ini tidak membuktikan bahwa pekerjaan yang membutuhkan waktu berdiri lama akan membahayakan kesehatan.

Butuh penelitian lebih lanjut untuk menemukan cara untuk membantu pekerja yang kesulitan berdiri dalam jangka panjang.

"Latihan reguler berupa peregangan penggabungan istirahat tertentu, rotasi kerja, atau penggunaan kegiatan yang lebih dinamis bisa mungkin bisa mengurangi efek kelelahan jangka panjang," kata kandidat doktor di Departemen Ilmu Kesehatan dan Teknologi di ETH Zurich, Swiss ini. 

AYO BACA : 7 Tanda Anda Mengalami Obesitas

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar