Yamaha

5 Cara Lindungi SIM Card dari Pembajakan Data Pribadi

  Jumat, 24 Januari 2020   M. Naufal Hafizh
[Ilustrasi] Kartu SIM. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pembajakan ponsel hingga data pribadi sedang marak, salah satunya lewat kartu SIM. Kartu mungil ini adalah kunci penting keamanan data.

Di era yang serbamodern ini, Smartphone dan tablet menjadi tempat sebagian besar data pribadi disimpan. Data-data tersebut terhubung langsung ke internet, bahkan disimpan ke kartu SIM. Nama, alamat, foto, dan nomor telepon hanya sebagian kecil dari data yang disimpan ke SIM Card.

Jika seorang peretas dapat menyusup ke perangkat pengguna seperti ponsel, peretas dapat mengakses semua data tersebut.

Dilansir dari Help Desk Geek, berikut cara untuk melindungi SIM Card dari peretas:

1.Lindungi Perangkat

Cara termudah bagi seseorang untuk meretas perangkat seluler adalah dengan mendapatkan perangkat itu sendiri. Jangan izinkan orang asing menggunakan perangkat pengguna.

2. Jangan Berbagi Informasi Terlalu Banyak di Media Sosial

AYO BACA : UU Perlindungan Data Pribadi Ditargetkan Rampung Oktober 2020

Seorang peretas akan mengawasi dan menyisir seluruh sejarah media sosial pengguna. Hal ini dilakukan untuk mencari informasi yang dapat mereka gunakan agar bisa mencuri identitas pengguna.

Peretas akan berusaha memahami kepribadian pengguna dan menggunakan informasi itu untuk meretas ke dalam SIM Card.

Para peretas akan mencoba menipu penyedia layanan untuk meminta kartu SIM baru dengan berpura-pura menjadi pengguna. Jika hal itu berhasil, peretas akan menerima semua panggilan dan teks yang ditujukan kepada pengguna.

3. Hindari Penggunaan Wi-Fi Publik

Memang sulit untuk menggunakan koneksi internet gratis yang disediakan oleh publik, namun pengguna harus menyadari bahwa umumnya para peretas sering menargetkan tempat-tempat publik seperti kedai kopi, mal, dan lain-lain yang menyediakan Wi-Fi gratis.

Umumnya Wi-Fi publik memiliki keamanan internet yang buruk sehingga sangat rentan terhadap peretas.

Jika pengguna terpaksa harus menggunakan Wi-Fi publik, pastikan pengguna mematikan Bluetooth nirkabel saat tidak digunakan dan menggunakan layanan VPN.

AYO BACA : Segera Hapus! 30 Aplikasi Ini Bisa Ambil Semua Data Pribadi

4. Gunakan Mode Otentikasi Dua Faktor

Cara lain yang dapat pengguna lakukan untuk melindungi SIM Card dari peretas adalah dengan menggunakan mode otentikasi dua faktor (2FA).

Pengguna dapat menggunakan aplikasi Google Authentication. Dengan ini, otentikasi dikaitkan ke perangkat pengguna dan bukan ke nomor telepon sehingga membuatnya lebih aman untuk kartu SIM.

5. Atur PIN SIM Card

Pengguna juga dapat mengatur beberapa perlindungan pada SIM Card. Tindakan keamanan paling penting yang dapat diterapkan adalah menambahkan kode PIN ke kartu SIM.

Dengan cara ini, jika ada seseorang yang ingin melakukan perubahan pada SIM Card pengguna, maka mereka memerlukan kode PIN.

Pengguna dapat mengaturnya melalui telepon dengan operator atau online di situs web resmi operator. Untuk mengaturnya pada perangkat Android, buka Pengaturan > Kunci layar dan keamanan > Pengaturan keamanan lainnya > Siapkan kunci kartu SIM.

Sementara itu, untuk pengguna iPhone, buka Pengaturan > Seluler > PIN SIM. Untuk iPad, bukan Pengaturan > Data seluler > PIN SIM. Kemudian masukkan PIN yang ada untuk dikonfirmasi dan kunci SIM akan diaktifkan.

AYO BACA : Kominfo Larang Sementara Penjualan SIM Card Zain Asal Arab Saudi

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE