Yamaha

Virus Corona Mulai Buat Warga Bekasi Resah

  Jumat, 24 Januari 2020   Firda Puri Agustine
[Ilustrasi] Virus Corona. (Pixabay)

BEKASI KOTA, AYOBANDUNG.COM – Wabah virus Corona di Wuhan, Tiongkok, yang kini menjadi masalah kesehatan dunia turut dikhawatirkan masyarakat di Bekasi.

Walaupun kasus tersebut belum ditemukan di Indonesia, sejumlah langkah antisipasi sudah dilakukan.

Salah seorang warga Perumnas 2, Kayuringin, Rezata, sekarang lebih memperhatikan gaya hidup diri dan keluarga kecilnya. Kini dia selalu memakai masker setiap kali keluar rumah sejak marak pemberitaan mengenai bahaya virus Corona.

“Kalau masker nyetok di rumah. Masker yang buat anak-anak juga saya siapin karena anak saya masih TK masih rentan kena penyakit,” kata Rezata kepada Ayobekasi.net (Ayo Media Network), Jumat (24/1/2020).

AYO BACA : BRI dan Huawei Akan Investigasi Karyawan yang Diduga Terjangkit Corona

Selain menyiapkan masker kesehatan, dia bersama istri tak lupa menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar. Bukan hanya virus Corona yang mengancam, tapi juga demam berdarah dan jenis penyakit lain.

“Ember-ember di teras dibersihin, WC juga, pokoknya jangan ada genangan. Namanya musim hujan penyakit banyak,” ujarnya.

Lain lagi cerita Ayunda yang mengaku jadi paranoia dengan virus Corona. Ibu satu anak ini bahkan sampai takut pergi jauh lantaran hal itu.

“Parno pasti karena anak aku masih bayi makanya enggak mau pergi jauh-jauh. Kalo enggak penting-penting amat ya enggak usah keluar kalo bisa,” katanya.

AYO BACA : Virus Corona Dikaitkan dengan Kebiasaan Makan Sup Kelelawar

Penyebab Ayunda mengalami ketakutan berlebih juga dipicu oleh informasi gejala yang ditimbulkan virus Corona, yang sangat mirip dengan flu biasa. Adapun gejalanya meliputi demam, batuk, hingga sesak napas.

“Enggak apa-apa dibilang lebay (berlebihan), yang penting mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalo udah mulai batuk-batuk mending langsung ke dokter,” ujarnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan, Indonesia siap mengantisipasi wabah tersebut. Kesiapan tersebut mengedepankan tiga pendekatan terkait pencegahan hingga penanganan.

“Sudah siap (antisipasi virus Corona). Itu kan laboratoriumnya biomonokuler. Pemeriksaannya juga dengan PCR, yakni suatu reaksi untuk mengidentifikasi DNA dan RNA. Itu juga siap,” katanya dalam keterangan resmi.

Virus Corona bisa menyebabkan penyakit yang ringan sampai berat. Virus ini juga disebut masih satu ‘keluarga’ dengan MERS-CoV dan SARS-CoV. Penularan Corona pada dasarnya dari binatang ke manusia, namun kini bermutasi dari manusia ke manusia.

AYO BACA : Viral Video Kota Wuhan Diisolasi, Warga Dilarang Masuk dan Keluar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar