Yamaha

Hati-hati! Puncak Diprediksi Berkabut Tebal Selama 3 Hari

  Jumat, 24 Januari 2020   Husnul Khatimah
Kabut tebal kawasan Puncak, Bogor, Jumat (24/1/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

CISARUA, AYOBANDUNG.COM -- Kabut tebal menyelimuti kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jumat (24/1/2020) siang. Hingga sore kabut masih terlihat.

Kepala Stasiun Meteorologi Citeko Asep Firman Ilahi mengatakan, kabut yang turun saat siang memang tak seperti biasanya. Normalnya kabut akan turun di Puncak pada pagi, sore menjelang malam, dan malam. 

"Di kawasan Puncak sering terjadi kabut, tapi frekuensinya pada pagi, sore, dan menjelang malam hari. Untuk saat ini kabut terjadi dari pagi hingga sore," ujar Asep kepada Ayobogor.com (Ayo Media Network).

Dia mengatakan, kabut yang terjadi di Puncak saat ini karena adanya pola konvergensi di Samudra Hindia sebelah barat pulau Jawa. Selain itu, ada aliran masa udara lembap dari Asia mengalir dari Barat sehingga masa udara basah terangkat secara konvektif di daerah pegunungan.

"Akibatnya masa udara basah ini menyebabkan kelembapan tinggi yang dampaknya pertumbuhan awan di permukaan (kabut) di daerah Puncak dan sekitarnya,” ujarnya.

Normalnya, kata dia, kabut di Puncak terjadi pada pagi dan sore di bulan-bulan Desember-April.

“Tetapi karena aliran udara lembap dari Barat Laut (dari Asia) kuat saat ini, maka terjadi kondensasi pada siang hingga malam nanti," kata Asep. 

Menurut Asep kondisi kabut tebal ini diprediksi masih akan terjadi hingga tiga hari ke depan. Dia mengimbau pengendara yang melintas di jalur puncak untuk waspada sebab jarak pandang terbatas hanya sejauh 50 meter.

"Imbauan untuk masyarakat agar berhati-hati berkendara di Puncak pada saat berkabut. Jalan yang licin dan jarak pandang berkurang sangat berbahaya, tetap waspada dan menyalakan lampu darurat untuk memberi sinyal kepada pengendara lain untuk berhati-hati," kata Asep. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar