Yamaha

Komplotan Pencuri Spesialis Toko Modern Ditembak Polisi

  Kamis, 23 Januari 2020   Tri Junari
Residivis toko modern. (ayobandung.com/Tri Junari)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polsek Padalarang berhasil menangkap tiga orang komplotan pencuri spesialis toko modern di wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cianjur.

Polisi menembak kaki tersangka utama seorang residivis Nyangnyang (45) yang telah dua kali masuk penjara atas kasus sama. Selain Nyangnyang, ditangkap juga penadah barang jarahan Muhaimin (42) dan Ridwan Firmansyah (32).

AYO BACA : Kunjungi Korban Banjir Padalarang, Wagub Uu Tanggapi Tudingan KCIC Jadi Penyebab

Kapolres Cimahi, AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki melalui Kapolsek Padalarang, Kompol Supriati menerangkan, Polisi berhasil menangkap tersangka setelah mengumpulkan keterangan saksi dan petunjuk lainnya.

Hasil pengembangan terdapat 9 toko modern di wilayah Padalarang dan 3 toko di Cianjur pernah dijarah tersangka Nyangnyang. Nyangnyang mengincar Alfamart dan Indomart saat toko tutup dan beraksi seorang diri pada dini hari.

AYO BACA : Ditengok Hengki Kurniawan, Emak-Emak Korban Banjir Bandang Ngamuk

"Saat toko tutup, dini hari pelaku masuk dengan menjebol atap toko dan memanaskan gembok pintu. Setelah berhasil masuk terlebih dahulu mematikan kamera pengawas dan leluasa membawa barang curian,"ungkap Kapolsek saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang, Kamis (23/1/2020).

Tersangka utama kemudian menjarah barang dagangan yang memiliki nilai jual tinggi seperti rokok. Dalam aksi itu Nyangnyang juga menjarah barang kebutuhan rumah seperti Kayu putih dan susu kemasan.

"Setelah berhasil membawa barang, tersangka membawa barang kepada Muhaimin dan dijual ke Ridwan. Mereka penadah yang berdomisili di Cianjur,"terangnya.

Dari tangan tersangka Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa alat yang digunakan saat melakukan aksi pencurian seperti obeng, kompor gas portable, golok dan barang hasil jarahan 1.140 bungkus rokok berbagai merk.

Atas perbuatannya, Nyangnyang akan dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sementara dua orang penadah dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

AYO BACA : (Cek Fakta) Video Viral Bencana di Citatah Padalarang Hoaks!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar