Yamaha

Ulat Asal Amerika Hancurkan Puluhan Hektar Lahan Pertanian

  Rabu, 22 Januari 2020   Mildan Abdalloh
Ilustrasi (pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan hektar lahan pertanian di Kabupaten Bandung diserang hama ulat spodoptera. Jagung dan padi menjadi sasaran serangan hama ulat tersebut.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Yayan Agustian mengatakan, serangan ulat terluas berada di Kecamatan Nagreg.

AYO BACA : Alih Fungsi Lahan Masuk Ranah Pidana

"30 hektar jagung diserang ulat. Ada juga sawah di kecamatan rancabali," tutur Yayan, Rabu (22/1/2020).

Tingkat serangan hama ulat sendiri mencapai 80%, artinya hanya 20% tanaman yang tidak terserang.

AYO BACA : Orientasi Ekspor Beras, Kementan Bangun Kostraling

"Kalau dibiarkan bisa gagal panen. Karena yang diserang adalah buah. Beberapa hari lalu, kami telah turun untuk memberantasnya dengan penyemprotan pestisida," katanya.

Menurut Yayan, ulat yang menyerang adalah Spodoptera atau lebih dikenal grayak.

Pada dasarnya kata Yayan, grayak bukan ulat lokal, melainkan berasal dari Amerika Serikat.

"Asalnya dari Amerika, mungkin terbawa oleh benih impor. Bisa saja benih yang diimpor dari amerika terdapat telur dan menetas di Indonesia," katanya.

Yayan mengimbau petani yang merasa diserang oleh ulat Grayak untuk segera melakukan tindakan penyemprotan pestisida atau menghubungi Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Program OPAL Ajak Warga Bandung Tanam Sayuran di Pekarangan Rumah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar