Yamaha

Bandung Barat Berduka, Tokoh Pemekaran Endang Anwar Tutup Usia

  Rabu, 22 Januari 2020   Tri Junari
Tokoh pemekaran Bandung Barat Endang Anwar saat mengunjungi Wakil Bupati Hengky Kurniawan beberapa waktu lalu. Endang Anwar tutup usia, Rabu (22/1/2020). (Instagram/@hengkykurniawan))

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Bandung Barat dirundung duka. Salah seorang tokoh pemekaran H. Endang Anwar tutup usia setelah mendapat perawatan medis di RS Cahya Kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Rabu (22/1/2020) sekira pukul 02.00 WIB.

Almarhum yang pernah menjabat sebagai Ketua Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPPKBB), wafat di usia 71 tahun. Komite ini merupakan wadah bagi tokoh masyarakat yang berjuang mewujudkan terbentuknya Kabupaten Bandung Barat.

Perjuangan almarhum untuk menjadikan Bandung Barat sebagai wilayah pemekaran dari Kabupaten Bandung dimulai sejak 9 agustus 1999. Bersama tokoh pendiri lainnya, Endang Anwar mendirikan Forum Pendukung Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Barat.

"Almarhum dirawat lima hari sebelum wafat jam 02.00 WIB," ungkap Suheri, salah seorang kerabat almarhum kepada Ayobandung.com, Rabu (22/1/2020) pagi.

Menurutnya, almarhum sudah lama menderita penyakit strok sehingga harus beraktivitas dengan menggunakan kursi roda.

Sepekan terakhir almarhum mengeluh sesak napas sampai keluarga membawanya ke rumah sakit. Ia kemudian memasuki masa kritis di tengah perawatan intensif sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhir.

"Sebelum ke rumah sakit almarhum sudah bersih, sempat mandi dan makan dulu. Baru setelah dirawat kondisinya kritis sampai tadi malam sudah tidak ada,"katanya.

Setelah disemayamkan di rumah duka Cijeungjing, Kecamatan Padalarang, rencananya jasad Endang Anwar akan dikebumikan di permakaman samping Masjid Al Anwar, Kampung Barukai RT 03 RW 02, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pagi ini.

"Atas nama keluarga besar H Endang Anwar, kami momohon maaf yang sebesar besarnya jika semasa hidupnya terdapat kesalahan," tutupnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ayobandung.com, Endang Anwar memiliki peran sentral dalam pergerakan dan perjuangan masyarakat Bandung Barat untuk bisa menjadi daerah otonomi seperti saat ini.

Setelah menjabat Ketua Forum Pendukung Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Barat, ia didaulat menjadi KPPKBB.

KPKBB merupakan gabungan LSM dan forum yang sama-sama memperjuangkan pemekaran Bandung Barat seperti Forum Peduli Bandung Barat yang diketuai Asep Suhardi, Forum Bandung Barat Bersatu yang dipimpin Zaenal Abidin, Drs. Ade Ratmadja, dan Asep Ridwan Hermawan, serta Forum Pemuda Bandung Barat yang dipimpin Eman Sulaeman.

KPKBB kemudian menggelar Deklarasi Bersama untuk terus berjuang agar Bandung Barat menjadi daerah otonomi terpisah dari Kabupaten Bandung. 

Deklarasi itu terwujud di Gedung Diklat Keuangan Gado Bangkong, Kecamatan Ngamprah pada 30 Agustus 2003 yang dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Hal tersebut dilakukan KPPKBB sebagai bentuk komitmen bersama dalam upayanya memperjuangkan dan menyampaikan aspirasi ke berbagai lembaga baik legislatif maupun eksekutif di Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat serta DPR RI/DPD RI. 

Perjalan panjang perjungan tokoh pendiri ini berbuah manis ketika lahirnya Undang-Undang Republik Indonesia No12 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat Menjadi Daerah Otonom di Provinsi Jawa Barat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar