Yamaha

Tak Pernah 'Kopdar', Tim Ini Sukses Kantongi Tiket Final Piala Presiden Esport

  Senin, 20 Januari 2020   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Tim esport untuk game Free Fire, ELVO G.I. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

ANDIR, AYOBANDUNG.COM -- Tim esport untuk game Free Fire,  ELVO G.I bakal mewakili Indonesia dalam grand final ajang turnamen bergengsi, Piala Presiden Esport 2020 menghadapi peserta dari berbagi negara ASEAN pada 1-2 Februari 2020 di Jakarta.

Dipimpin oleh Jey sebagai kapten tim, ELVO G.I sukses meraih skor tertinggi 1.756 mengalahkan tim RRQ, ONIX Olympus, NXL Bunga Meriam hingga BOSS Esport. Menanggapi hasil positif ini, kapten tim ELVO G.I, Jey mengaku siap membawa harum dan mengincar posisi juara tingkat nasional Piala Presiden Esport 2020.

Ia dan kolega pun akan mempersiapkan diri dengan sederet strategi matang.

"Persiapan untuk grand final, Insyaallah kami siap untuk mewakili Indonesia dan mengharumkan nama Indonesia. Karena di Piala Presiden ada satu golden tiket, kami harus bisa juara di sini dan bisa mengharumkan Indonesia," ungkap Jey usai menerima hadiah Final Kualifikasi Piala Presiden Esport 2020 Regional Barat, Minggu (19/1/2020).

Menurut Jey, perjalanan hingga menjadi juara Piala Presiden 2020 bakal lebih menantang. Hal ini lantaran timnya harus menjalani kualifikasi bersama ratusan ribu peserta hingga nanti bertemu tim-tim tangguh dari luar negeri dalam grand final Piala Presiden 2020.

"Perjalanan kita untuk bisa ke grand final, kita menghadapi ribuan tim yang pasti perjalanannya sangat sulit. Apalagi setiap kualifikasi yang diambil itu hanya satu tim untuk mencapai titik terakhir. Dan menurut kita kalau udah masuk di turnamen internasional, semua tim udah kuat karena perjalanannya untuk sampai di titik itu pun gak mudah. Jadi pasti semua tim kuat dan pasti semua punya strategi masing-masing," kata Jey.

Di sisi lain, ELVO G.I. memang menjadi sorotan atas sepak terjangnya sejak putaran pertama. Mereka mampu tampil konsisten dan merebut puncak klasemen pada hari pertama kick off.

Karenanya untuk grand final nanti, Jey mengaku siap membawa harum dan mengincar posisi juara tingkat nasional Piala Presiden Esport 2020. 

Apalagi tahap berikutnya jauh lebih kompetitif karena para atlet terbaik dari negara-negara Asia Tenggara memiliki gaya bermain yang berbeda-beda. Namun Jey memastikan, timnya tak patah arang untuk meraih gelar juara Piala Presiden Esports 2020 pada game Free Fire.

"Kita sebelum final akan merancang strategi, lihat tim dari luar seperti apa. Kita juga udah ngintip permainan tim lain. Kalau yang diantisipasi dari tim luar sejauh ini gak ada, cuman beda Meta doang, kita harus bisa beradaptasi di meta itu. Tapi harapannya untuk tim saya, kami harus jadi juara satu dan mengharumkan nama Indonesia," katanya 

Di sisi lain menariknya, meski tim ini terbentuk sejak tahun 2018, skuat ELVO G.I belum pernah bertemu secara offline alias 'kopi darat' sebelum akhirnya bertemu di Final Kualifikasi Regional Indonesia Barat ini. Diketahui, anggota tim ini terdiri dari Jey sebagai kapten Dimas sebagai Support, Minoru Support, serta terakhir Momota, Double Support.

"Kita asal beda-beda kota. Ada yang dari Jambi dua orang, satu orang asal Pekanbaru, dan satu orang Cirebon. Ketemu offline, kebetulan kita juga belum pernah sebelum ini. Cuma kita ketemu di in game aja sejak season 2018. Kebetulan saya roaster baru di tim ini, tapi saya udah kenal sama teman-teman jadi kita gak lama ngebentuk dan nyatuin chemistry. Kita hanya perlu menahan ego, sabar, kerja sama tim, dan evaluasi," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar