Yamaha

Korban Kecelakaan Ciater Subang Bertambah

  Minggu, 19 Januari 2020   Faqih Rohman Syafei
Petugas mengevakuasi bus di Ciaters, Sabtu (18/1/2020) malam.(Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

SUBANG, AYOBANDUNG.COM -- Polisi mencatat jumlah korban luka berat dan ringan kecelakan bus pariwisata E 7508 W bertambah. Sedangkan korban meninggal dunia sebanyak delapan orang.

"Hasil identifikasi korban luka berat jadi 10 orang dan luka ringan sebanyak 20 orang. Meninggal dunia delapan orang," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga kepada Ayobandung.com, Sabtu (18/1/2020) malam.

Erlangga mengatakan, sopir bus yakni Dede Purnama (41) masuk dalam daftar korban meninggal dunia. Semua korban telah dievakuasi ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat.

"Korban meninggal dunia dan luka berat ke RSUD Ciereng, Subang dan luka ringan Puskesmas Jalan Cagak, Subang," tuturnya.

Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi Kampung Nagrok, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (18/1/2020) sore. Bus yang membawa puluhan wisatawan asal Depok ini hilang kendali ketika melintasi lokasi kejadian.

"Dari Tangkuban Parahu mau kembali ke Depok. Kendaraan saat kondisi menurun ada tikungan ke kiri, kendaraan tak terkendali hingga terguling ke kanan dan ke bahu jalan," kata Erlangga.

Terkait penyebab kecelakaan, Erlangga mengaku belum bisa mengungkapkannya secara detail lantara tengah dalam penyelidikan. Sejumlah petugas dikerahkan ke lokasi untuk olah tempat kejadian perkara.

"Penyebab utama kecelakaan bus pariwisata E 7508 W ini masih dalam penyelidikan," ucapnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar