Yamaha

[Wawancara Khusus] Petinggi Sunda Empire: Daerah Teritorial Kami Seluruh Dunia

  Jumat, 17 Januari 2020   Nur Khansa Ranawati
Kegiatan Sunda Empire di lapangan Isola UPI.(Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda saat ini menjadi buah bibir setelah sebelumnya muncul Keraton Agung Sejagat. 

Sunda Empire meyakini institusinya adalah yang memegang kendali atas bumi, dan seluruh negara yang ada di dunia berseta rakyatnya merupakan anggota dari kekaisaran tersebut.

AYO BACA : Tokoh Sunda Empire: Rakyat Indonesia Seharusnya Berterima Kasih

Ayobandung.com mewawancarai salah satu petinggi Sunda Empire, Raden Rangga via sambungan telepon, Jumat (17/1/2020). Dia mengatakan, Sunda Empire memiliki dasar berdiri dan teritorial yang jelas.

Rangga juga menyebutkan, perang dunia kedua menjadi batas penanda habisnya pemerintahan di negara di seluruh dunia.

AYO BACA : Petinggi Sunda Empire Sebut Markasnya Seluruh Kota Bandung

"Maka ditarik kembali oleh yang punya bumi, yaitu Sunda Empire. Sekarang Sunda Empire menugaskan kepada Vatikan untuk bertugas selama 75 tahun untuk membangun pemerintahan di atas bumi. Vatikan punya tugas sebagai panitia di bawah kekaisaran," ungkapnya.

Dia juga mengatakan warga Indonesia harus dapat menerima dan bahkan berbangga atas adanya Sunda Empire di Indonesia. 

Rangga mengklaim Sunda Empire mampu menyelamatkan NKRI dari kehancuran.

"Pada saat itu Bung Karno sudah menyerahkan tanah kepada Rusia, lalu diteruskan kepada Soeharto dan hak tanah Indonesia diberikan kepada Cina dan Amerika," ungkapnya.

Dia menyebutkan, pemerintahan seluruh negara yang saat ini tengah berjalan akan berakhir pada 15 Agustus 2020. Sebelum tanggal tersebut, para negara harus melakukan daftar ulang dan membayar hutang-hutangnya di seluruh bank di dunia.

AYO BACA : Petinggi Sunda Empire: Yang Tidak Setuju Silakan Mati

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar