Yamaha

[Wawancara Khusus] Petinggi Sunda Empire Sebut Markasnya Seluruh Kota Bandung

  Jumat, 17 Januari 2020   Andres Fatubun
Eks Gubernur Jendral Nusantara Territory His Royal Highness Rangga Sasana (ketiga dari kanan) bersama para perwira Sunda Empire.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Petinggi Sunda Empire menyebutkan markas organisasinya adalah seluruh Kota Bandung. 

Hal itu disampaikan eks Gubernur Jendral Nusantara Territory His Royal Highness Rangga Sasana kepada ayobandung lewat sambungan telepon, Jumat (17/1/2019).

"Markas Sunda Empire itu seluruh Kota Bandung," katanya.

Rangga juga menyebutkan jika anggotanya adalah seluruh masyarakat dan pemerintahan yang ada di muka bumi. 

AYO BACA : Tokoh Sunda Empire: Rakyat Indonesia Seharusnya Berterima Kasih

"Soal keanggoataan itu tidak bayar," tutur Rangga.

Ia pun mengklaim jika Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon dan PBB berada di bawah kekuasaannya. Hal lainnya yang ia ungkapkan adalah tidak boleh ada satupun satuan militer atau polisi yang boleh dibangun tanpa seizinnya. 

Kemunculan Sunda Empire dan berbagai klaimnya ini menghebohkan publik terutama di media sosial. 

Sunda Empire Tidak Terdaftar
Kesbangpol Kota Bandung menyebutkan keberadaan komunitas ini tidak terdaftar.

AYO BACA : UPI Buka Suara soal Kegiatan Sunda Empire di Taman Isola

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kota Bandung, Sony mengatakan komunitas Sunda Empire - Earth Empire tidak terdaftar sebagai organisasi masyarakat.

Sementara itu pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan terkait keberadaan kelompok Sunda Empire. 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga, mengatakan kegiatan Sunda Empire sudah ada sejak tahun lalu. Hal itu berdasarkan bukti video dan foto-foto yang tersebar di media sosial.

"Kami sudah terima informasi ini, postingan video di Youtube sudah setahun lalu, baru munculnya sekarang," katanya.

Terkait gerakan kelompok ini, dia mengaku belum bisa menjelaskannya secara detail karena masih dalam tahap penyelidikan.

"Sedang didalami. Setelah dilakukan pemeriksaan, baru diketahui. Masih didalami menunggu hasilnya," tutur Erlangga.

AYO BACA : Geger Sunda Empire, Pemerintah Didesak Umumkan Kerajaan Resmi di Nusantara

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar