Yamaha

Indramayu Jamin Stok Beras Meski Alami Kemunduran Musim Tanam

  Jumat, 17 Januari 2020   Erika Lia
Ilustrasi beras. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Musim tanam rendeng 2019/2020 di Kabupaten Indramayu terlambat akibat mundurnya musim hujan. Namun, stok Bulog Indramayu dipastikan tak terpengaruh.

Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu Sutatang menyebutkan, luas tanam yang ditargetkan pada musim tanam rendeng kali ini sekitar 125.000 hektar.

"Tapi, pasokan air minim, jadi realisasinya baru sekitar 40%-50%," katanya.

Pasokan air minim disebabkan keterlambatan musim hujan dan minimnya pasokan air irigasi.

Dia menyebutkan, berdasarkan jadwal tanam untuk musim tanam rendeng 2019/2020, lahan pertanian yang masuk layanan irigasi golongan 1 seharusnya sudah tanam pada November 2019.

Golongan 1 lebih dulu tanam sebab beroleh layanan irigasi lebih awal ketimbang golongan II, III, dan IV.

Hanya, sampai Desember 2019, pasokan air irigasi nyatanya masih sangat minim. Kondisi itu diperparah dengan hujan yang juga tak kunjung turun.

"Makanya, sampai Desember tahun lalu sebagian besar lahan belum ditanami," tuturnya.

Petani baru mulai mengolah lahan dan menyemai ketika intensitas hujan mulai naik pada awal Januari 2020. Dia menyebutkan, setidaknya 90% lahan telah disemai. Kondisi ini sendiri dipastikan menyebabkan panen mundur pada April mendatang.

Kepala Bulog Sub Divre Indramayu, Safaruddin meyakinkan, kemunduran musim tanam dan panen tak memengaruhi stok beras di gudang Bulog Indramayu. "Tapi memang waktu penyerapannya juga mundur," ungkapnya.

Dia mengklaim, stok beras di gudang Bulog Indramayu saat ini berlimpah. Hingga 27 Desember 2019, tercatat 55.130 ton beras dan dijamin mencukupi hingga dua tahun mendatang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE