Yamaha

CPNS Cimahi Bingung Soal Legalisir SKD

  Kamis, 16 Januari 2020   Tri Junari
Ilustrasi tes CPNS. (setkab.go.id)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM--Sejumlah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Cimahi akhir-akhir ini dibuat bingung dengan adanya informasi soal kartu tes CPNS tahun 2019 yang mesti dilegalisir sebelum pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Whisnu Pradana (29), salah seorang pelamar CPNS di Kota Cimahi mengaku sudah membaca informasi tersebut dari media sosial. Namun, khusus di Kota Cimahi, pria yang mendaftar di SMPN 3 Cimahi itu mengaku belum mengetahuinya.

"Kalau informasi di daerah lain katanya harus dilegalisir ke Pemda. Tapi enggak tahu di Cimahi belum ada infonya," katanya saat ditemui, Kamis (16/1/2020).

Ia berharap ketentuan wajib legalisir ke Pemkot Cimahi untuk CPNS tidak berlaku. Sebab menurutnya hal itu tidak efektif. 

"Ribet kalau nanti peserta harus legalisir dulu ke Pemkot. Belum lagi kan pendaftarnya ada ribuan di Cimahi," ujar Whisnu.

AYO BACA : 3.116 CPNS Cimahi Lolos Seleksi Administrasi

Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDM) Kota Cimahi pun memberikan jawaban atas keresahan yang dialami para CPNS yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Februari mendatang.

Kasubid Pengadaan dan Mutasi Pegawai pada BPKSDMD Kota Cimahi, Jamaludin mengatakan, pelamar yang akan mengikuti SKD khusus pelamar di Kota Cimahi tidak harus mendatangi sekretariat Panselda Kota Cimahi untuk meleglisir kartu pesertanya.

"Kita enggak legalisir di sini (kantor BPKSDMD), tapi nanti di tempat seleksi," terang Jamaludin.

Para CPNS yang mendaftar di Kota Cimahi akan mengikuti tahapan SKD di Telkom University. Namun untuk jadwal pastinya, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). "(Jadwal) belum, masih nunggu BKN," ucapnya.

Tercatat ada 3.116 pelamar CPNS yang mendaftar di Kota Cimahi. Mereka akan memperebutkan 99 formasi CPNS. Rinciannya, tenaga kesehatan dengan yang mendapat 10 formasi. Rinciannya, 7 Apoteker, 1 Spesialis Paru, 1 Radiografer dan 1 Terapis wicara.

Kemudian tenaga kependidikan sebanyak 85 formasi, dengan rincian Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) 18 formasi, Guru Bimbingan Konseling (BK) 10 formasi, Guru Kelas 38 formasi, Guru Bahasa Indonesia 8 formasi dan Guru Penjasorkes 11 formasi.

AYO BACA : Kuota Seleksi CPNS Cimahi Belum Ideal

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar