Yamaha

Ketua KPU Bantah Pernah Menghubungi Harun Masiku

  Kamis, 16 Januari 2020
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman. (Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman membantah pernah menghubungi politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku. Dalam persidangan DKPP kemarin, Wahyu Setiawan mengaku pernah meminta Arief menghubungi Harun Masiku untuk memberitahukan adanya utusan PDIP yang meminta pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Riezky Aprilia kepada Harun.

"Enggak, saya tidak pernah menghubungi orang per orang begitu," ujar Arief di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/1).

AYO BACA : Sidang Putusan Etik Wahyu Setiawan Digelar Siang Ini

Ia mengaku lupa percakapan secara detail jika Wahyu Setiawan memintanya spesifik menghubungi Harun Masiku. Akan tetapi, ia ingat substansi percakapan itu memintanya untuk cepat membalas penolakan surat usulan PAW dari PDIP.

"Saya tentu lupa yah, karena setiap hari kita tentu bicara banyak kalimat, banyak kata. Tetapi yang jelas, saya ingat kira-kira substansinya itu kalau ada surat, sudahlah kita cepat-cepat balas," kata Arief.

AYO BACA : Dewas KPK Telusuri Kebocoran Sprinlidik Kasus Wahyu yang Dipegang Politisi PDIP

Ia menuturkan, setiap ada surat yang masuk ke KPU langsung ditindaklanjuti, jika perlu dibahas mendetail akan disampaikan di rapat pleno yang dihadiri seluruh anggota KPU. Sehingga, semua komisioner menyampaikan pendapat dan diputuskan bersama-sana.

"Kita kan setiap hari Senin pleno. Nah disampaikan di pleno, semua berpendapat, lalu diputuskan menjawab surat itu bagaimana. Nah, surat yang ini sebetulnya kita sudah pernah jawab," lanjut Arief.

Arief juga membantah pernah berkomunikasi dengan Wahyu terkait pertemuan pribadinya dengan utusan PDIP. Sebab, setiap anggota KPU bisa bertemu dengan siapa pun untuk urusan pribadi atau urusan lainnya dan tidak harus diinformasikan kepada anggota yang lain.

Arief juga membantah pernah bertemu dengan Agustiani Tio Fridelina yang disebut Wahyu sebagai utusan PDIP. Ia juga tidak tahu ada pertemuan antara Tio, Wahyu, dan Komisioner KPU RI Hasyim sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan.

"Enggak, enggak pernah bertemu saya. (Pertemuan dengan Hasyim) ya bisa saja karena saya enggak ikut pertemuannya, nggak bertemu saya," kata Arief.

AYO BACA : Tim Hukum PDIP Datangi Kantor KPU, Ngapain?

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan   Republika.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE