Yamaha

Setelah ASN, Sopir Angkot Jadi Sasaran Penegakan Perda KTR

  Selasa, 14 Januari 2020   Mildan Abdalloh
Angkot di Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Pemkab Bandung masih difokuskan kepada ASN di Lingkungan Pemkab Bandung.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Kawaludin mengatakan, ASN harus memberi contoh kepada masyarakat dalam menjalankan Perda.

"Kalau ASN sudah patuh, baru penegakan Perda KTR akan mulai dilakukan kepada masyarakat," tutur Kawaludin, Selasa (14/1/2020).

AYO BACA : Perda KTR di Kabupaten Bandung Belum Efektif

Fokus penegakan Perda KTR kepada masyarakat setelah ASN patuh, kata Kawaludin adalah sopir angkot. Angkutan umum merupakan salah satu tempat yang tidak boleh ada asap rokok, namun masih banyak sopir yang merokok sambil membawa penumpang.

"Kalau di angkutan umum nanti akan diberi sticker. Stickernya nanti ditempelkan. Kalau misal supir angkot nekat merokok, masyarakat bisa lapor," kata dia.

Menurut dia, ada delapan area kawasan bebas asap rokok yang masuk dalam Perda KTR. Di antaranya, ruang pendidikan, area pelayanan publik, area kesehatan, area bermain anak, area perkantiran, angkutan umum, pusat perbelanjaan, dan area sekolah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar