Yamaha

Oknum Ojol Pembuat Laporan Palsu Sempat Miliki Karir Sepak Bola Cemerlang

  Jumat, 10 Januari 2020   Mildan Abdalloh
Kasat Reskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuwana Putra menunjukkan barang bukti prank penusukan yang dilakukan oknum ojol di Dago Resort, Jumat (10/1/2020). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- FAW driver ojol yang membuat laporan palsu menjadi korban penusukan di Dago Resort mengaku menyesal.

Pemuda berusia 18 tahun tersebut mengungkapkan alasannya membuat laporan palsu korban penganiayaan dan penusukan.

"Alasan saya sempat hilang arah karena keluarga. Biar keluarga saya merasakan bahwa kelakuan mereka membuat saya kecewa," ujar FAW di Mapolresta Bandung, Jumat (10/1/2020).

AYO BACA : Cerita Calvin Anak Deddy Dores yang Jadi Sopir Ojol

Dijelaskannya ayah dan ibunya bercerai kira-kira 5 tahun lalu. Padahal waktu itu FAW sedang menggeluti sepak bola.

Karirnya dalam sepak bola di sebuah SSB ternama sedang bagus, bahkan sempat masuk dalam pemberitaan media massa.

Namun karena kedua orang tuanya bercerai, karir sepak bola FAW menjadi hancur.

AYO BACA : Oknum Ojol Akui Lakukan Prank Penusukan Demi Cari Perhatian Keluarga

"Mereka pergi saat karir saya sedang naik," katanya.

Selepas kedua orang tuanya bercerai, FAW tinggal bersama ayahnya di Kecamatan Bojongsoang. Namun ayahnya sering pergi ke luar kota sehingga dia kurang perhatian.

Akhirnya pekan lalu ketika FAW sedang berada di jalan, menemukan sebilah pisau, hingga dia mempunyai ide pura-pura menjadi korban penusukan dan membuat laporan palsu kepada kepolisian untuk mendapat perhatian kedua orang tuanya.

Video FAW menjadi korban penusukan sempat ramai di sosial media. Dia mengaku tidak mengetahui kalau ada orang yang merekam video dan menyebarkannya di sosial media.

AYO BACA : Sempat Heboh, Penusukan Driver Ojol di Dago Resort Diduga Prank

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar