Yamaha

KCIC Buang Limbah Semen, Puluhan Hektar Sawah di Cikalongwetan Tercemar

  Kamis, 09 Januari 2020   Tri Junari
Limbah semen KCIC. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIKALONG WETAN, AYOBANDUNG.COM--Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 13 menghentikan aktivitas proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (8/1/2020).

Pemberhentian sementara tersebut dilakukan lantaran aktivitas proyek KCIC mencemari aliran sungai Cileleuy dengan semen dan lumpur.

Ketua RW 10 Desa Puteran Udin Samsudin mengatakan, air sungai Cileuleuy digunakan warga mengairi persawahan. Air juga disinyalir telah mencemari 50 hektar sawah di beberapa kampung desa Puteran.

AYO BACA : Pengeboman Jalur KCIC Bikin Retak Rumah Warga Cikalong Wetan

"Sekarang kalau garap sawah jadi gatal-gatal. Ada sekitar 50 hektare sawah di hilir mulai dari Kampung sukamanah, Cigatrot, Sukaresmi, Patrol dan kampung Gunung Susuru itu terkena dampak," ujarnya, Kamis (9/1/2020).

Komandan Sektor 13 Kolonel Infanteri Nazwardi Irham menegaskan, pihaknya sengaja menghentikan aktivitas itu untuk meminta pertanggung jawaban pihak pengembang.

"Sungai Cileleuy tercemar oleh limbah semen dan bercampur lumpur," kata Dansektor 13 di Purwakarta.

AYO BACA : Bangunan Terdampak KCIC, Siswa SD Purwakarta Belajar di Aula Desa

Dansektor menegaskan, pihaknya tak akan mengahalang-halangi proses pembangunan kereta cepat yang merupakan program pemerintah.

Hanya saja dirinya pun memiliki tanggung jawab atas aliran sungai baik dari anak hulu sungai hingga bermuara ke Citarum. 

"Kita sudah meminta pihak pengembang untuk membuat Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) agar air dari terowongan tidak langsung dibuang kesungai," katanya.

Menanggapi hal tersebut, pihak  pengembang proyek Kereta Cepat Hoang  berjanji bakal segera memperbaiki saluran pembuangan limbah pengeboran terowongan.

Selain bakal membangun beberapa titik bak penampungan, juga bakal mengeruk Disposal (tumpukan tanah) yang menumpuk di bibir sungai.

"Kami mohon maaf atas kejadian ini dan kita akan membuat ipal beberapa titik serta segera memasang pipa saluran ke tempat penyaringan itu," katanya.

AYO BACA : Aa Umbara Tuding KCIC Biang Kerok Banjir di Underpass Padalarang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar