Yamaha

Rumput Jalak Harupat Tinggi, Ini Penjelasan Kadispora

  Kamis, 09 Januari 2020   Mildan Abdalloh
Suasana Si Jalak Harupat. (ayobandung.com/Mildan)

KUTAWARINGIN, AYOBANDUNG.COM -- Komplek olah raga si Jalak Harupat di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung dipenuhi rumput liar hampir di seluruh areal komplek.

Padahal, Stadion si Jalak Harupat diusulkan sebagai venue Piala Dunia U-20 yang akan digelar 2021.

AYO BACA : Kompetisi 2019 Usai, Persib Persiapkan Tim untuk Asia Challenge Cup 2020

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu mengakui jika kondisi komplek olah raga Si Jalak Harupat banyak ditumbuhi rumput liar.

"Memang betul, itu karena Si Jalak Harupat itu sangat luas," tutur Marlan, Kamis (9/1/2020).

AYO BACA : SJH Berpotensi Direnovasi, Bagaimana Nasib Persib di Musim 2020?

Dia menjelaskan luas komplek olah raga Si Jalak Harupat mencapai 64 hektar, sehingga butuh waktu untuk memotong rumput di seluruh areal.

"Areal komplek sangat luas, sementara pertumbuhan rumput itu sangat cepat, apalagi sedang musim hujan begini.," ujarnya.

"Baru saja selesai memotong di sini, yang baru dipotong di sebelah sana sudah tinggi lagi," imbuhnya.

Dia berjanji pihaknya akan melakukan penataan secara bertahap.

"Pelan-pelan kami akan pelihara dan tata," tutupnya.

AYO BACA : Diusulkan Jadi Venue Piala Dunia, Si Jalak Harupat Dipenuhi Rumput Liar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar