Yamaha

16 ASN Cimahi Disanksi Sepanjang 2019, Mayoritas Karena Bolos Kerja

  Selasa, 07 Januari 2020   Tri Junari
Ilustrasi ASN. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi sepanjang 2019 mencatat ada 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenai sanksi. 

"Yang diberikan sanksi itu ada 16. Rinciannya itu 6 ASN diberikan sanksi sedang, 9 ASN sedang dan 1 ASN diberikan  sanksi berat," terang Kepala BKPSDMD Kota Cimahi, Ahmad Saefulloh saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (7/1/2020).

Ia mengatakan, semua ASN yang diberikan sanksi karena mereka melakukan pelanggaran indisipliner. Mereka tidak masuk kerja tanpa keterangan bolos di luar batas kewajaran.

AYO BACA : Ajay Targetkan 5 Program Prioritas di Tahun 2020

Sanksi diberikan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sanksi diberikan tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan oleh para abdi negara itu.

Berdasarkan PP tersebut, ada tiga jenis sanksi yang diberikan, yakni tahap ringan yang meliputi teguran tertulis hingga pernyataan tidak puas. Kemudian kategori sedang bisa penundaan gaji berkala hingga penundaan kenaikan pangkat.

"Kalau berat bisa penurunan pangkat bahkan pemecatan. Yang 16 itu semuanya karena kehadiran baik ringan sedang sama berat. Semuanya sudah inkrah. (1 orang yang sanksi berat) udah diberhentikan dengan tidak hormat," ungkap Ahmad.

AYO BACA : Jabat Wali Kota Cimahi, Ajay Klaim IPM Naik

Ahmad menegaskan, sanksi yang diberikan tahun ini terhadap para ASN sudah disesuai tahapan, dari mulai peringatan. Jika sesuai diperingati masih membandel, kemudian diberikan sanksi dari ringan, sedang hingga berat.

"Misalkan yang bersangkutan sudah diperingatkan tidak nurut. Terus kedua ketiga juga masih membandel, kita proses sanksi ringan. Kalau masih bandel, naik ke sanksi sedang bahkan berat kalau masih tetap sama," bebernya.

Ahmad menjelaskan, mayoritas ASN yang diberikan sanksi karena banyak membolos karena alasan pribadi. "Kalau kerjaannya mah enggak ada masalah. Cuma memang masalah pribadi aja," sebutnya.

Dengan adanya ASN yang diberikan sanksi, bahkan diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat, tentunya catatan itu menjadi peringatan bagi ASN yang lainnya agar tak melalukan pelanggaran serupa.

"Orang mah susah-susah mau jadi PNS, ini malah melanggar.  Sangat disayangkan," ungkap Ahmad.

AYO BACA : Hendak Melahirkan, Warga Cimahi Terjebak Macet di Lembang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar