Yamaha

Memendam Dendam Lama, Kuli PasarTega Habisi Pegadang Pasar Singaparna

  Selasa, 07 Januari 2020   Irpan Wahab Muslim
Pengungkapan kasus penganiayaan dipicu dendam lama. (ayotasik.com/irpan)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM--Rasa dendam lama yang muncul tiba-tiba, mendorong seorang kuli atau buruh angkut bernama Uci Sanusi (49) warga Kalawagar, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, tega menganiaya hingga tewas seorang pedagang bernama Jejeng Mulyana (50) warga Pasar Baru Desa dan Kecamatan Singaparna, Senin (6/1/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

AYO BACA : BPBD Kabupaten Tasikmalaya Akui Tak Miliki Anggaran Darurat Bencana

Penganiayaan yang berujung kematian ini bermula saat pelaku melihat korban di pasar Singaparna. Seketika, dendam lama pelaku muncul dan langsung mengejar korban hingga melakukan penganiayaan dengan melakukan pemukulan di bagian rahang korban.

AYO BACA : Soal Pengolahan Sampah, Oded Prioritaskan Maggot dan Biopori Vertikal

"Korban langsung melakukan pemukulam dibagian rahang dan wajah korban sampai korban tidak sadarkan diri. Saat dibawa ke rumah sakit nyawa korban sudah tidak tertolong," kata Kasat Reskrim Polsek Tasikmalaya AKP. Siswo Tarigan kepada wartawan, Selasa (7/1/2020).

Ditambahkan Siswo, dendam lama itu yakni pada belasan tahun silam, korban pernah menuduh almarhum ibu pelaku mencuri dagangan di Pasar Singaparna.

"Pelaku kalap karena dalam pengaruh alkohol menghabisi karena korban pernah menuduh ibunya pelaku mencuri," paparnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 KUH Pidana tentang penganiayaan berujung kematian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

AYO BACA : Transparansi Institute Laporkan Dugaan Gratifikasi Sekda Tasikmalaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar