Yamaha

Keluar Dari Demokrat, Hengky Kurniawan Tampil Mesra Dengan PDIP

  Senin, 06 Januari 2020   Tri Junari
DPD PDIP Jawa Barat bersama kader barunya, Hengky Kurniawan, memberikan bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bandung Barat, Senin (6/1/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Setelah hengkang dari Partai Demokrat (PD), Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hengky Kurniawan mulai berani menunjukkan kemesraan dengan partai barunya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Momen perdana Hengki tampil ke luar kandang bersama kader banteng moncong putih terjadi ketika ia  bersama jajaran pengurus DPD PDIP Jabar dan DPC PDIP KBB menjenguk korban banjir di Mekarsari, Ngamprah, Senin (6/1/2020).

Hengki yang mengenakan jaket merah, tampak begitu akur berbaur dengan seluruh kader dan pengurus partai berlambang kepala banteng ini. 

AYO BACA : PDIP Jabar Tugaskan Hengky Kurniawan Pelototi Anggaran Bencana

Tanpa rasa canggung berada dikerumunan baju merah, gaya komunikasi politisi muda ini bisa diterima oleh pengurus elit PDIP ataupun kader grass root. 

Sekretaris DPD PDIP Jabar, Ketut Sustiawan menilai, itu bisa dimaknai sebagai sebuah penegasan jika Hengki Kurniawan sudah menjadi kader PDIP. Itu menjadi sebuah sinyal jika Hengki merasa nyaman dengan rumah barunya dan bisa diterima oleh kader PDIP.

Apalagi per Desember yang bersangkutan sudah mendapatkan nomer Kartu Tanda Anggota (KTA). Jadi sudah tidak diragukan atau masyarakat tidak perlu menduga-duga karena semuanya sudah jelas.

AYO BACA : Bersama Hengky Kurniawan, PDIP Jabar Tengok Korban Banjir Bandang

"Saya kira ini tidak perlu ditegaskan lagi, karena Hengki ini memang sudah menjadi kader PDI Perjuangan. Jadi saya kira teman-teman media termasuk masyarakat bisa melihat sendiri bagaimana ini terbentuk," ucap Ketut di sela menjenguk korban banjir bersama jajaran DPD dan DPC PDIP KBB, di Mekarsari, Ngamprah, KBB Senin (6/1/2020).

Menurutnya kebersamaan ini menjadi kekuatan baru bagi PDIP di KBB, apalagi PDIP memiliki tagline solid bergerak. Bukan hanya untuk partai tapi di eksekutif dan legislatif juga semua kader banteng bergerak bersama-sama demi kepentingan rakyat.

Terkait posisi PDIP di KBB ketika kedatangan Wabup Hengki yang berada di pemerintahan, Ketut beranggapan jika untuk di daerah tidak mengenal istilah partai oposisi karena semua berupaya mengamankan kebijakan partai di pusat.

Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana pembangunan di KBB bisa berjalan dengan maju, masyarakat terperhatikan, serta kesejahteraan ekonomi meningkat. Kebetulan karena PDIP saat ini memiliki figur wakil bupati di diri Hengki, tentu akan mengawal proses di pemerintahan.

Ditanya apakah Hengki akan diberi jabatan di DPC PDIP KBB usai bergabung ke PDIP, hal tersebut tergantung komposisi di partai mengingat kebutuhan di partai ini cukup banyak yang harus dipikirkan termasuk dalam menghadapi Pilkada 2020.

"Kita lihat nanti, (soal jabatan Hengki) semua tergantung kebutuhan partai dan kalau disebutkan sekarang jadi tidak surprise. Termasuk juga terkait persiapan partai di Pilkada Serentak 2020 yang semuanya akan dibahas dalam Rakornas Januari ini di Jakarta," terangnya.

AYO BACA : PDIP Rebut Hengky Kurniawan dari Demokrat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar