Yamaha

Tingkatkan PAD, Cianjur Tambah 3 Destinasi Wisata

  Senin, 06 Januari 2020   Muhammad Ikhsan
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman saat meninjau salah sudut sudut destinasi budaya Kampung Budaya Padi Pandangwangi, diharapkan menjadi PAD tambahan di 2020. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Geliat sektor pariwisata Kabupaten Cianjur pada 2019 menunjukan tren positif, hal itu terlihat dari raihan pendapatan asli daerah (PAD) melebih target yang ditentukan sebelumnya.

Realisasi PAD sektor pariwisata pada 2019 mencapai Rp6.523.073.700 dari yang ditargetkan sebesar Rp6.214.956.300. Semuanya itu tidak terlepas dari geliat tempat wisata dan terus bertambahnya titik destinasi wisata baru, baik yang dikelola Pemkab Cianjur maupun pelaku usaha pariwisata lainnya. 

"Sektor pariwisata di Kabupaten Cianjur sepanjang 2019 tumbuh cukup signifikan. Relatif banyaknya destinasi wisata baru berdampak terhadap naiknya jumlah kunjungan turis domestik maupun turis mancanegara. Ini berdampak meningkatnya PAD dari retribusi sektor pariwisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana pada Ayobandung.com, Senin (6/1/2020). 

AYO BACA : Bupati Cianjur Siap Pecat Oknum Pegawai Disdukcapil Terlibat Percaloan

Berdasarkan data dari Disparpora, target PAD 2019 sesuai Peraturan Daerah Nomor 05/2018 tentang APBD 2019, potensinya berada di tiga lokasi yakni Kebun Raya Cibodas-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KRC-LIPI) di Desa Cimacan Kecamatan Cipanas, kawasan wisata Cikundul di Desa Cijagang Kecamatan Cikalongkulon, dan kawasan wisata Tirta Jangari di Desa Bobojong Kecamatan Mande. 

"Sesuai data dan laporam, pendapatan selama 2019 mencapai Rp6.523.073.700 atau dengan sebesar 104,96%. Melampaui target," katanya. 

Pada 2020, Disparpora Kabupaten Cianjur mendapat beban cukup berat dengan naiknya target pendapatan. Berdasarkan Perda Nomor 15/2019 tentang 2020, Disparpora dibebani harus memenuhi target pendapatan sebesar Rp6.836.451.920 atau meningkat sebesar 10% dibanding 2019.

AYO BACA : Herman Kecewa Pameran UMKM Rusak Alun alun Cianjur

"Memang berat, tetapi bukan menjadi beban bagi kami, malah menjadi motivasi untuk bisa mencapai target," katanya.

Namun, Yudi optimistis target tersebut bisa tercapai. Pasalnya, masih terdapat peluang dan potensi yang bisa digarap dari sektor kepariwisataan. Lantaran ada tambahan tiga destinasi wisata dari sebelumnya, yaitu Kampung Budaya Padi Pandan Wangi di Kecamatan Warungkondang, Hutan Kota Cianjur (Hukoci) di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur, dan Situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka.

Target potensi pendapatan dari retribusi pada 2020 berasal dari KRC-LIPI sebesar Rp5.600.547.000, kawasan wisata  Cikundul sebesar ​Rp342 juta, kawasan wisata tirta Cirata sebesar​ ​Rp412.500.000, Kampung Budaya Padi Pandanwangi​​ sebesar Rp126 juta, Hutan Kota Cianjur sebesar Rp47 juta, dan Rest Area Situs Gunung Padang​ sebesar Rp105 juta. 

"Ada beberapa strategi yang akan kami lakukan, insyaallah bisa tercapai target yang direncanakan," katanya.

AYO BACA : Akhir Tahun, 12 Ruas Jalan di Cianjur 'Di-hotmix'

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar