Yamaha

Intensitas Hujan Tinggi, Hengky Kurniawan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

  Kamis, 02 Januari 2020   Tri Junari
Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat berkunjung ke tempat warga terdampak banjir di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (2/1/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana longsor maupun banjir seiring prediksi BMKG yang menyebut intensitas hujan masih tinggi hingga Februari mendatang

Hal itu disampaikan Hengky usai meninjau warga terdampak banjir di Kampung Lebaksari, Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (2/1/2020).

"Kita harus waspada juga karena curah hujan kan menurut BMKG masih tinggi apalagi menjelang puncak musim hujan," ujar Hengky.

Dia menyebutkan, hujan deras pada Selasa (31/12/2019), yang mengakibatkan 11 titik di wilayah KBB terkena bencana, masih belum seberapa. Menurutnya, berdasar prakiraan cuaca BMKG, hujan deras masih akan turun.

"Ini masih belum seberapa. Ada yang lebih tinggi lagi nanti curah hujan di akhir Januari sampai awal Februari," paparnya.

Hengky mengklaim, saat ini Pemkab Bandung Barat fokus penanggulangan bencana dengan memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi banjir datang kembalibsaat hujan deras turun.

"Mudah-mudahan kita bekerja secepat mungkin selama 7 hari ini bisa diselesaikan pembuatan tanggul dan lainnya," tuturnya.

Hengky mengakui, penanganan pasca bencana di 11 titik masih belum maksimal. Untuk membersihkan sisa material lumpur pasca banjir, dibutuhkan mobil damkar. Namun, karena minimnya unit mobil damkar yang dimiliki Pemda, unit yang dikerahkan harus bergilir dari satu tempat bencana ke tempag bencana yang lain.

"Mungkin kita nanti coba evaluasi. Karena unit damkar yang kita miliki hanya 2 unit. Itu juga dibagi-bagi. Ada yang lebih dulu ada yang terlambat. Tapi kita coba tuntaskan karena ini tanggung jawab kita," tegasnya.

Disinggung terkait persoalan dengan PT KCIC, dirinya sudah rapat untuk menentukan solusi penanganan banjir yang terjadi di dekat proyek Kereta Cepat. Kesimpulan dari pertemuan itu, pihak KCIC bakal melakukan normalisasi gorong-gorong.

"Pagi tadi sebelum ke lokasi bencana, bersama KCIC berdiskusi untuk mencari solusi. Pertama normalisasi gorong-gorong akan dilakukan secepatnya mulai hari ini," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar